September 29, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Protes Iran meletus di 15 kota setelah kematian Mahza Amini, wanita yang ditangkap polisi karena berhijab

TEHERAN, KOMPAS.comDemo Iran Setelah kematian menyebar ke 15 kota di negara ini Mahza AminWanita muda ditangkap polisi karena memakai jilbab Tidak pantas.

media negara IRNA Protes memasuki malam kelima pada Rabu (21/9/2022), dengan polisi menggunakan gas air mata dan melakukan penangkapan untuk membubarkan massa hingga 1.000 orang.

Demonstran memblokir jalan, melempari batu ke pasukan keamanan, membakar kendaraan polisi dan tempat sampah, serta meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah, tambahnya.

Baca selengkapnya: Seorang wanita berusia 22 tahun telah meninggal setelah ditangkap oleh polisi moral Iran karena mengenakan pakaian yang tidak pantas.

Kemarahan publik meletus sejak pihak berwenang mengumumkan kematian Mahza Amini (22) pada Jumat (16/9/2022). Dia ditangkap oleh polisi moral yang bertanggung jawab untuk menegakkan aturan berpakaian yang ketat pada wanita.

Pada Selasa malam (13/9/2022), Mahza Amini dan keluarganya, yang telah melakukan perjalanan dari Kurdistan untuk mengunjungi kerabat di Teheran, dihentikan oleh patroli polisi moral.

Amini mengalami koma setelah ditahan karena tidak mengenakan jilbab, lapor media pemerintah. AFP.

Twitter / Leah Rimini Kurddin Mahza Amini, 22, meninggal setelah ‘ditangkap dengan kejam’ karena melanggar aturan hijab di tengah tindakan keras Iran terhadap pakaian wanita.

Selama demonstrasi, banyak wanita Iran memprotes dengan melepas cadar mereka.

Demonstrasi meletus tadi malam di ibukota Teheran dan kota-kota besar lainnya, termasuk Mashhad di timur laut, Tabriz di barat laut, Rasht di utara, Isfahan di tengah dan Shiraz di selatan. IRNA Laporan.

Baca selengkapnya: Situs web pemerintah Iran diretas menyusul tuduhan penyiksaan oleh polisi moral

Gubernur Kurdistan, Ismail Sarei Kousha — provinsi dari Amini tempat protes dimulai — mengatakan tiga orang tewas selama protes di provinsi itu pada Selasa, tetapi tidak mengatakan kapan.

READ  Sebelum membela RANS Nusantara FC, Ronaldinho makan bakso dan telur gulung di rumah Rafi Ahmed! : Bola okason

Tanggapan Iran atas kematian Mahza Amini dan protes tersebut menuai kecaman dari PBB, Amerika Serikat, Prancis, dan negara-negara lain.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Khanani Selasa malam (20/9/2022) mengecam tanggapan dari luar negeri sebagai tingkat intervensi asing.

“Sangat disesalkan bahwa beberapa negara mencoba menggunakan insiden yang sedang diselidiki sebagai kesempatan untuk mengejar tujuan dan ambisi politik mereka melawan pemerintah dan rakyat Iran,” katanya.

Baca selengkapnya: Protes meletus di Iran atas kematian seorang wanita yang ditangkap karena kode berpakaian

Dapatkan pembaruan berita khusus Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Gabung grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, lalu bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.