April 22, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Saya melihat penampakan gerbang tol bayar di Chemangi

Jakarta

B.D. Jasa Marga (Percero) DPK saat ini sedang menguji sistem tarif bebas pulsa atau intermiten berdasarkan identifikasi frekuensi radio (RFID) di beberapa gateway pembayaran. Salah satu lokasi pengujiannya adalah Gerbang Tol Semangi 1.

Dari observasi detikcom Di lokasi pada Selasa (23/3/2021), pengamanan pintu tol dilakukan pada pukul 7.30 WIB. Di gerbang ini, Pengelola Jalan Tol telah menyediakan jalur khusus bagi yang menggunakan uang elektronik, Flow dan LinkAja.

Salah satu lokasi uji RFID di Gerbang Tol Semangi. 1. Foto: Asmat Dwi Afridi

Flow atau Let It Flow adalah aplikasi pembayaran berbasis server dan teknologi RFID. Untuk menggunakan Flow, pengguna harus memiliki stiker RFID di mana mereka dapat melacak keberadaan transaksi berbayar melalui aplikasi ini.

Untuk menggunakan ini, Anda harus melakukan sinkronisasi dengan aplikasi FLO dengan mendaftar di aplikasi stiker RFID. Untuk menggunakan ini, pengguna juga perlu meningkatkan saldo aliran mereka melalui ATM, e-banking, dan mitra yang ditunjuk.

Dengan kata lain, Flow adalah aplikasi yang digunakan untuk mendukung sistem pembayaran non-kontak.

Namun, tidak ada kendaraan yang menggunakan layanan ini. Dari pengawasan, banyak kendaraan tol yang berhenti beroperasi.

Jasa Margao belum membuka layanan ini untuk umum. Uji coba masih terbatas pada beberapa kalangan dan berkolaborasi dengan pengguna eksternal. Diantaranya, banyak BUMN dan banyak komunitas otomotif yang sudah mendapatkan stiker RFID dan dipasang di mobilnya. Jadi, mereka bisa menguji dan membayar tanpa henti.

Divimavan Heru, Ketua Komite Corporate Communication & Community Development Jaza Marka, menjelaskan pihaknya tidak bisa memberikan stiker kepada masyarakat umum yang ingin mengikuti persidangan, selain pihak yang ditunjuk untuk sidang.

READ  A.C. Milan khawatir, Ibrahimovic tumbang saat masih tangguh

“Itu belum tersedia untuk umum dan saat ini tidak mungkin,” kata Dwimavan detikcom, Kemarin (22/3/2021).

(acd / eds)