Februari 25, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Tom Lempong menanggapi laporan Luhut tentang partisipasi pengembangan baterai LFP dengan China

Tom Lempong menanggapi laporan Luhut tentang partisipasi pengembangan baterai LFP dengan China

Memuat…

Pernyataan Luhut yang ingin mengembangkan baterai LFP mendapat tanggapan dari mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong melalui akun X @tomlembong. Foto/Dokumen

Jakarta – Pertanyaan tentang Baterai Litium Ferro Fosfat (LFP). Untuk kendaraan listrik memang menjadi perbincangan hangat. Mantan Menteri Kelautan dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Bandjaitan Bergabunglah dengan kami berbicara tentang baterai LFP.

Seluruh mobil listrik Tesla buatan China menggunakan baterai LFP, kata Luhut melalui akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan menanggapi wakil kapten Timnas AMIN, Tom Lempong. Sebelumnya, dia membantah seluruh mobil listrik Tesla di China menggunakan baterai LFP.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk bersama-sama mengembangkan baterai LFP dengan China di masa depan.

“Teknologi berkembang sangat cepat. Jadi kita mencari keseimbangan yang tepat. Salah satu keseimbangannya adalah produk kita masih dibutuhkan hingga belasan tahun ke depan. Kita tidak tahu berapa tahun lagi,” jelas Luhut.

“Kita bersyukur LFP dikembangkan bersama China. Dan baterai lithium kita kembangkan bersama China dan lain-lain,” kata Luhut.

Pernyataan Luhut yang ingin mengembangkan baterai LFP rupanya ditanggapi oleh mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong. Tanggapan tersebut diungkapkan akun X @tomlembong yang membalasnya dengan tiga emoticon: senyum, hormat, dan permintaan maaf.

Perdebatan baterai LFP pertama kali mengemuka pada debat Kavpress, saat Gibron Rakabuming Rakah bertanya kepada Kek Imin tentang LFP. Gibran berkali-kali menyebut nama Tom Lempong saat debat dan membuat publik ramai membicarakan baterai LFP dan nikel bottoming.

(Hektar)