Januari 18, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Umur bumi mencapai hampir 14 miliar tahun

Telset.IT, Jakarta – Para astronom mengevaluasi kembali usia sebenarnya dari Bumi. Para astronom memperkirakan bahwa alam semesta berusia sekitar 14 miliar tahun.

Berkat angka ini, usia sebenarnya dari Bumi telah dihitung ulang oleh para astronom.

Ya, seperti diberitakan, dengan perbedaan usia sebenarnya Space.com, Para ilmuwan telah meneliti ulang dan memperkirakan usia Bumi menjadi 13,77 miliar tahun plus atau minus 40 juta tahun.

Pada tahun 2019, para ilmuwan yang mempelajari gerakan galaksi menyimpulkan bahwa alam semesta ratusan juta tahun lebih muda dari kolaborasi Planck, menurut tim ilmuwan Badan Antariksa Eropa.

{Baca juga: Video pemandangan bukit pasir Mars, bikin merinding!}

Dikutip Telset, Minggu (10/1/2021), Blanc berani mengklaim bahwa alam semesta Blank Cooperation berusia sekitar 13,8 miliar tahun menggunakan data observasi luar angkasa.

Untuk melengkapi perhitungan, tim astronom internasional yang dipimpin oleh Cornell University menggunakan data dari Teleskop Astronomi Atacama (ACT) dan “geometri kosmik” dari National Science Foundation di Chili.

Perkiraan mereka bahwa Bumi berusia 13,77 miliar tahun kurang lebih konsisten dengan perkiraan kerja sama Planck. “Planck dan Act setuju,” kata Simon Aola, seorang peneliti di Center for Astronomy di New York City.

Laporan tersebut mengatakan bahwa para peneliti dapat memperkirakan seberapa cepat alam semesta berkembang. Angka ini disebut konstanta Hubble. Mereka menghitung konstanta Hubble pada 42 mil per detik per megaparsec.

Dengan kata lain, mereka menemukan bahwa 1 megaparsec (atau sekitar 3,26 juta tahun cahaya) akan menjauh dari Bumi dengan kecepatan 42 mil per detik (67,6 km / s).

Aola mengatakan jaraknya sangat dekat dengan 41,88 mil per detik, yang merupakan satu megaparsec (67,4 km per detik) yang diperkirakan tim Planck setahun lalu.

READ  Waspadai efek jangka panjang Govit-19

Perhitungan yang dibuat oleh para ilmuwan di Pusat Astronomi masih jauh dari perhitungan oleh tim fisikawan di Universitas Oregon, yang dipimpin oleh Jim Schombert.

{Baca juga: Peneliti: Bumi 1,2 miliar tahun lebih muda dari perkiraan}

Dengan menggunakan metode baru untuk mengkonfigurasi pendekatan Dolly-Fisher, Bumi bisa jadi 1,2 miliar tahun lebih muda dari perkiraan sebelumnya yaitu 13,8 miliar tahun.

“Masalah jarak, seperti diketahui, sangat sulit, karena jarak ke galaksi begitu lebar. Tanda-tanda jaraknya tidak jelas dan sulit diukur,” kata Jim Scombert.

Pendekatan Schombert memberikan gambaran yang sangat berbeda tentang usia bumi dari yang biasa digunakan. Pada 1990-an, terjadi perdebatan astronomis tentang usia alam semesta. (SN / MF)