September 18, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Dalam beberapa bulan terakhir Bumi telah dibom oleh partikel asteroid dari luar angkasa.  Setidaknya ada fenomena alam yang indah seperti hujan meteor Lights dan Eta Aquarius.  Badan Astronomi dan Antariksa Nasional (LAPAN) telah membagikan kalender astronomi untuk bulan Mei ini.  Salah satunya adalah kejadian alam hujan meteor Etta Aquarius yang terjadi tadi malam dan beberapa hari ke depan.

Warna dominan alam semesta bukanlah hitam, tapi …


Jakarta

Pada siang hari, langit berwarna biru muda cerah. Itu berubah ketika matahari menjadi oranye. Juga, malam akan berubah menjadi hitam. Pertanyaannya, warna apa yang paling dominan? Alam semesta?

Atas pertanyaan ini, Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional)Delapan) Memberikan jawaban ilmiah.

Laban mengatakan fenomena tersebut terkait dengan hamburan sinar matahari oleh partikel gas di atmosfer bumi. Fenomena ini juga dikenal sebagai hamburan reli.

Andy Bankerang, peneliti Pusat Sains dan Antariksa Laban, mengatakan, pada dasarnya hitam bukanlah warna. Hitam dalam spektrum elektromagnetik sering menunjukkan bahwa setiap spektrum diserap sepenuhnya oleh material dan tidak dapat lepas, atau dipantulkan kembali oleh material tersebut.

Dengan kata lain, hitam adalah ketiadaan cahaya yang dapat dideteksi oleh indera penglihatan kita atau instrumen optik lainnya. Terlebih lagi, jarak yang jauh antara bintang-bintang tidak cukup untuk membuat tata surya bumi bersinar lebih terang.

“Yang kita anggap warna pada dasarnya adalah spektrum elektromagnetik yang dipantulkan di mata kita, di mana ada tiga sel kerucut dan satu sel batang di bola mata kita,” kata Andy.

Sebuah fenomena alam ketika bumi terus-menerus dibom oleh partikel asteroid yang datang dari luar angkasa. Foto: Getty Images / Don Kidwood

“Keempatnya terletak di retina di belakang mata kita. Masing-masing sel kerucut ini peka terhadap tiga warna: merah, hijau, dan biru. Mengisi daya perangkat yang terhubung Atau CCD, semacam sensor yang membantu menangkap gambar,” kata Andy.

Setiap spektrum elektromagnetik memiliki panjang gelombangnya sendiri. Spektrum cahaya tampak, atau spektrum tampak, termasuk spektrum elektromagnetik, masih dapat diamati oleh mata manusia.

READ  "Kesenjangan" miliaran tahun dalam catatan geologis Grand Canyon yang disebabkan oleh pecahnya benua super kuno

Rentang panjang gelombang antara 400-700 nanometer (1 nanometer = satu fraksi dari sepersejuta meter). Merah memiliki panjang gelombang yang besar yaitu 700 nanometer, sedangkan ungu memiliki panjang gelombang yang lebih kecil yaitu 400 nanometer.

Pada akhir abad ke-19 Wilhelm Wein menemukan suhu tinggi yang dipancarkan oleh benda hitam (zat yang menyerap semua radiasi elektromagnetik tanpa melepaskan cahaya), panjang gelombang menjadi lebih kecil ketika energi radiasi mencapai maksimum.

Halaman berikutnya: Warna bintang berubah seiring bertambahnya usia …