Mei 15, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Waspadai efek jangka panjang Govit-19

Jakarta, peritasattu.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melaporkan efek jangka panjang Covit-19, yang dirilis pada 9 September 2020. Govit-19 Menyebabkan efek yang bertahan lama bagi beberapa orang. Gejala juga menjadi dasar kondisi medis kronis pada orang dewasa dan anak-anak. Beberapa gejala dapat berlangsung selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah pemulihan awal atau kambuh. Juga dapat terjadi pada orang dengan penyakit ringan.

Sebuah penelitian yang dilakukan melalui telepon menunjukkan bahwa 35% orang dengan Covit-19 tidak merasa sehat setelah 2-3 minggu dites negatif. Kondisi ini kemudian diketahui Panjang Perhatikan Kovit-19.

Agus TV Susanto, Kepala Bagian Paru-Paru dan Pernafasan di RS Ramah FKUI, mengatakan sebelumnya sudah dikenal. Sindrom pasca-covit Atau Pemerintah kronis, Tapi kemudian pertumbuhan diketahui Panjang Govt-19 oleh WHO. Panjang Covit-19 didefinisikan sebagai kondisi gejala yang muncul pada pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covit-19 berdasarkan hasil Lap dengan kain Negatif.

Gejala bervariasi, sebagian besar termasuk kelelahan kronis, sesak napas atau pernapasan berlebihan, jantung berdebar-debar, nyeri sendi, nyeri otot dan gangguan psikologis lainnya, termasuk depresi pasca-Covit-19, kata Agas. . Graha BNPP, Kamis (3/12/2020).

Menurut Augustine, Panjang Covit-19 bukanlah virus, itu karena orang memahaminya. Lebih tepatnya, ini adalah gejala sisa yang muncul setelah pasien dinyatakan sembuh dari Covit-19. Jika nyeri menyebabkan kelainan anatomi yang menetap, hal itu dapat terjadi sebagai akibat dari proses yang pada akhirnya memengaruhi fungsi.

Misalnya, sering terlihat pada pasien Panjang Covit-19 mengandung fibrosis atau kekusutan di jaringan paru-paru yang berlangsung selama 2-3 bulan. Fibrosis ini akhirnya berujung pada ketidakmampuan untuk memasukkan oksigen, sehingga timbul keluhan nafas yang berlebihan atau sesak nafas. Hal ini terlihat dari uji fungsi paru pasien. Beberapa pasien melaporkan penurunan fungsi paru-paru sebesar 20% hingga 30%. Hasilnya berdampak pada pernapasan. Penderita sering mengeluh sesak nafas.

READ  Levante Link membawa Siharian Abimanyu ke Johor Darul Thaksin

“Itu hanya menjadi perhatian kami saat itu Panjang “Covit-19 belum terkait dengan virus lainnya, tetapi terkait dengan kerusakan yang disebabkan oleh kelainan anatomi yang muncul setelah infeksi Covit-19, yang dilaporkan dapat disembuhkan,” kata Agas.

Komorbiditas
Kata Agas berdasarkan laporan yang ada Panjang Covit-19 dapat muncul di hampir semua populasi. Proporsinya berbeda. Ada banyak kelompok berisiko tinggi, misalnya, pasien dengan penyakit yang mendasari atau komorbiditas Seperti penyakit jantung dan paru kronis. Mereka rentan terhadap masalah Panjang Pemerintah 19. Kemudian ada risiko penyakit kronis seperti merokok pada orang tua, atau pada orang. Pasien yang lebih muda juga bisa menikmatinya. Berbagai laporan menunjukkan bahwa orang tanpa gonore juga mengalaminya.

“Sebenarnya ada beberapa hal yang tidak kita ketahui. Pada sebagian orang yang tidak memiliki penyakit penyerta tanpa faktor risiko tertentu bisa muncul. Panjang Govind, ”Ujar Agas.

Dr. Isman Firtaus, ahli jantung di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harappan Kita, mengatakan dampak Covit-19 memiliki tiga prinsip dasar, yaitu Hipoksia Atau penurunan kadar oksigen dalam darah, peradangan dan trombosis atau pembekuan darah. Semua penyakit, termasuk Govit-19, mempengaruhi jantung.

Ada tiga tahapan saat seseorang terinfeksi Covid-19, yaitu saat virus masuk ke dalam tubuh dan berkembang. Saat obat diberikan kepada pasien, gangguan listrik atau aritmia dapat terjadi. Ada fase inflamasi atau peradangan yang terjadi selama tahap proses inflamasi di paru-paru ini, sehingga mengurangi jumlah oksigen di paru-paru. Tingkat kekurangan oksigen atau Hipoksia Di antaranya, bisa terjadi cedera jantung, di mana pompa jantung sudah tidak normal lagi. Pompa jantung normal di atas 50% -60%. Saat itu terjadi Hipoksia Pompa jantung rendah. Hipoksia Kontraksi pembuluh darah terutama di paru-paru sehingga mengurangi kerja jantung kanan.

READ  Mengapa Gurun Sahara begitu dingin di malam hari? Semua halaman

“Efeknya ketika fungsi jantung yang tepat berkurang Hipoksia Tahan lama. Jika prosesnya terlalu lama, pasien pasca perawatan pasti butuh pemulihan, ”kata Isman.

Sumber: Suara pembaruan