Februari 6, 2023

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

6 Negara Spesial Gagal Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022, Picu Kerusuhan No.1! : Bola Laut

Banyak Peringkat 6 negara yang gagal lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022 akan dipertimbangkan Laut. Babak grup Piala Dunia 2022 Bergulir sejak Minggu 20 November 2022 malam WIB dan akhirnya berakhir pada Sabtu (3/12/2022) dini hari WIB.

Tak disangka, beberapa tim yang digadang-gadang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022, justru tersingkir di babak penyisihan grup. Jadi tim mana yang Anda maksud?



Berikut 6 negara teratas yang gagal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022:

6. Jerman


Juara dunia empat kali, Jerman Selalu masuk dalam daftar negara khusus. Selain itu, Jerman didominasi pemain dari Bayern Munchen yang notabene merupakan salah satu klub terkuat di Eropa.

Namun, Jerman malah ditawan saat tergabung di Grup E bersama Jepang, Spanyol, dan Kosta Rika. Sisi Hansi Flick finis ketiga di Grup E dengan empat poin. Kalah 1-2 dari Jepang, imbang 1-1 dengan Spanyol dan menang 4-2 atas Kosta Rika.

5. Meksiko

Tim Nasional Meksiko

Meksiko berada di Grup C Piala Dunia 2022 bersama Argentina, Polandia, dan Meksiko. Pasukan Gerardo Martino diunggulkan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 bersama Argentina.

Peringkat FIFA bisa menjadi patokan. Saat pengundian Piala Dunia 2022 berlangsung pada pertengahan Maret lalu, Meksiko menduduki peringkat kesembilan dunia. Andai saja Qatar tidak ditempatkan di Pot 1, Meksiko akan masuk pot unggulan bersama tim-tim unggulan lainnya seperti Brasil, Prancis, Inggris, Argentina, dan lainnya.

Namun, tim Meksiko tidak bisa bersinar Piala Dunia 2022 Setelah meraup empat poin dari tiga pertandingan. Guillermo Ochoa dan kawan-kawan finis ketiga, atau tepat di bawah Argentina dan Polandia.

READ  PPPK 2022: Kemendikputristek Pastikan Guru Kehormatan SD Aman, P1 Tidak Bisa Dipindahtangankan

4. Denmark

Timnas Denmark

Denmark masuk ke Piala Dunia 2022 dengan status semi finalis Euro 2020 dan menempati peringkat 10 dunia. Christian Eriksen dan kawan-kawan berpeluang lolos ke babak 16 besar Grup F dengan hanya lawan terberat Denmark, Prancis yang harus dipertimbangkan.

Namun, siapa sangka, Denmark malah kalah 0-1 dari Australia dan bermain imbang 0-0 melawan Tunisia. Akibatnya, tim Kasper Hjulmand finis terakhir di Grup D untuk Piala Dunia 2022.

3.Qatar

Timnas Qatar

Qatar hanya menempati urutan ke-50 di dunia. Namun karena kondisi tuan rumah, Qatar tetap diunggulkan. Sayangnya, Qatar gagal memanfaatkan posisi tersebut, seperti yang selalu terjadi dalam tiga pertandingan yang dimainkannya.

Bahkan Qatar tercatat sebagai negara pertama yang tersingkir dari Piala Dunia 2022! Sisi Felix Sanchez telah kalah dalam ketiga pertandingan Grup A mereka Piala Dunia 2022.

2. Belgia

Timnas Belgia

Dengan pemain generasi emas yang sudah “berkarat”, Belgium Jelang Piala Dunia 2022 dengan status tim peringkat dua dunia. Didukung pemain top mulai dari Thibaut Courtois hingga Kevin de Bruyne, Setan Merah –julukan Belgia– difavoritkan melaju jauh di Piala Dunia 2022.

Namun, tim Roberto Martinez finis ketiga di Grup F Piala Dunia 2022 dengan empat poin. Belgia kalah bersaing dengan Kroasia dengan lima poin dan Maroko dengan tujuh poin. Akibatnya, pelatih Roberto Martinez mengundurkan diri segera setelah kekalahan ini.

1.Uruguay

Timnas Uruguay

Uruguay Diperkuat oleh pemain hebat seperti Darwin Nunez, Luis Suarez, superstar Real Madrid, Federico Valverde. Kehadiran nama-nama di atas diyakini menjadi penyebab Los Celeste—julukan Uruguay—meledak. Piala Dunia 2022.

Namun, Uruguay justru tersingkir setelah finis ketiga di Grup H dengan empat poin. Di laga pamungkas, Uruguay justru mengalahkan Ghana 2-0 dan berpeluang memenangkan penalti di penghujung laga.

READ  Waktu yang tepat untuk memeriksa gula darah untuk mencegah diabetes

Diberi penalti, Uruguay bisa mengalahkan Ghana 3-0 untuk lolos ke 16 besar karena mereka akan memiliki selisih gol yang lebih baik daripada Korea Selatan. Namun, para pemain Uruguay memprotes karena wasit ragu untuk memberikan penalti. Bahkan striker Uruguay Edinson Cavani mendorong layar VAR hingga terjatuh!