April 22, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Logo NASA. [Shutterstock]

Alhamdulillah, NASA dan SpaceX sepakat untuk menghindari tabrakan di luar angkasa

Suara.com – NASA Dan SpaceX Menyetujui kesepakatan untuk menghindari bertabrakan satu sama lain di luar angkasa.

Menurut pembaruan NASA, kesepakatan itu termasuk fusi dan penghindaran peluncuran kecelakaan dan misi berbagi perjalanan baru-baru ini.

Kesepakatan itu dibuat karena banyaknya satelit Jalak Sekarang dimiliki oleh SpaceX, yang mengorbit Bumi.

“Saat bisnis meluncurkan lebih banyak satelit, kita semua perlu meningkatkan komunikasi, bertukar data, dan membangun praktik yang lebih baik untuk memastikan menjaga lingkungan ruang angkasa yang aman,” kata Administrator NASA Steve Zursik.

Baca juga:
Memperingati 34 tahun sejak peluncuran satelit P2-B Palaba Indonesia

Saat ini, lebih dari 1000 satelit Starling mengorbit Bumi.

SpaceX diperkirakan akan terus meluncurkan satelit hingga membangun galaksi dengan 40.000 satelit, meskipun proyek tersebut telah menuai kritik dari saingan dan astronom atas masalah keamanan dan ilmiah.

Logo NASA. [Shutterstock]

NASA mengatakan Starling dilengkapi dengan navigasi GPS untuk menilai parameter orbit, sistem propulsi ion, dan kemampuan manuver otomasi, untuk membantu menghindari tabrakan.

Laporan dari KebebasanPada Minggu (21/3/2021), SpaceX mengumumkan bahwa satelitnya akan bermanuver secara otomatis atau manual untuk menghindari penumpang NASA.

Kekhawatiran tentang tabrakan dua puing antariksa telah meningkat karena peralatan yang tidak digunakan mengorbit Bumi.

Baca juga:
Bersiaplah untuk misi ke bulan, NASA sedang menguji pusat roket terkuat di dunia

Oktober lalu, tabrakan dahsyat antara puing-puing roket China dan satelit Soviet yang dinonaktifkan dapat dicegah, dengan kemungkinan tabrakan sebesar 10 persen.

Tabrakan seperti itu bisa menciptakan lapisan puing di sekitar Bumi yang akan menjadi penghalang perjalanan luar angkasa.

Logo SpaceX. [Shutterstock]
Logo SpaceX. [Shutterstock]

Namun, ada kurangnya tindakan untuk membersihkan benda-benda yang dibuang atau tidak digunakan di luar angkasa.

READ  WHO mengirim tim ke Wuhan untuk menyelidiki asal Covit-19, bagaimana tanggapan China? Semua halaman