Juni 20, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Apakah benar mesin mobil matic yang terlalu panas dengan tuas di B akan merusak transmisi?

Jakarta, Kompas.com – Beberapa orang mengira mesin terlalu panas Mobil otomatis Posisi tuas di P itu salah. Banyak yang mengatakan posisi itu Tuas transmisi Harus di posisi N.

Pasalnya, jika tuas di posisi P, maka pompa oli tidak akan bekerja dan tidak akan melumasi komponen di sistem transmisi. Akibatnya, komponen dalam transmisi otomatis menjadi aus dan umurnya berkurang.

Menanggapi hal tersebut, B.T. Astra Daihatsu Motor (ATM) Divisi Technical Services Division Product Development / EDER Astra Daihatsu Motor (ATM) Pambang Supriyati mengatakan anggapan itu tidak benar bahkan berujung kesalahan.

Baca juga: H-1 LeBron, 431.768 kendaraan melintasi tol Trans Sumatera

“Tidak benar. Antara B dan posisi saya, bursa minyak akan tetap beroperasi,” kata Pambang kepada Combus.com, Senin (11/5/2021).

Pampang menjelaskan, saat tuas di posisi P, poros pelepas kunci dikunci secara manual. Saat tuas dipindahkan ke posisi N, poros pengunci akan keluar.

Aditya Mulana, Kompas Otomotif Komponen transmisi otomatis

Pada mobil bertransmisi otomatis, pompa oli transmisi langsung bekerja sesuai dengan kecepatan mesin. Setelah mesin dihidupkan, pompa oli akan bekerja dan tekanan oli akan langsung bergerak untuk melumasi kanvas dan komponen lainnya.

“Jadi tidak masalah apakah itu dalam B atau N. Pokoknya, sekarang Lakukan pemanasan mobil Tidak memakan banyak waktu dan teknologi material dan oli sangat kompleks. Jadi begitu mesin dinyalakan tidak apa-apa mau langsung pakai, ā€¯ujarnya.

Baca juga: Apakah pencucian mobil menggunakan alat hidrolik merupakan perubahan pegas, mitos atau kenyataan?

Namun, menurut Pampang, dari segi keselamatan, posisi tuas yang benar ada di posisi B saat mesin dihangatkan.

Ini untuk mencegah mobil bergerak. Selain itu, jangan lupa mengaktifkan rem tangan.

READ  D.A. Artis itu ditangkap dan Tania Ayu tersinggung soal PSK