Desember 7, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Debut Nadiem Makarim mengekspos organisasi bayangan untuk mengakui kesalahan

Jakarta

Nadiam Maharim Disebutkan organisasi bayangan atau panitia bayangan di Kementerian Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang menarik perhatian. Kemudian Nadiam memberikan penjelasan lengkapnya tentang tim bayangan.

Beginilah Nadiam Maharim mulai berbicara tentang organisasi bayangan sampai dia mengakui dan mengklarifikasi bahwa dia salah.

Awal dari Nadiam Maharim yang berbicara tentang sistem bayangan

Apa itu struktur bayangan?? Berbicara di KTT PBB tentang Transformasi Pendidikan yang diadakan di markas besar PBB, Nadiam menyebutkan sistem bayangan. Di hadapan perwakilan dari berbagai negara, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendigbudristek) membuka tentang transformasi teknologi dalam pendidikan di Indonesia.

Nadim mengatakan ‘tim bayangan’ terdiri dari 400 manajer. Posisi berkisar dari Manajer Produk hingga Ilmuwan Data.

Nadiem mengatakan kelompok itu tergabung dan bekerja untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ia mengatakan ketua panitia organisasi itu setingkat dengan dirjen kementerian.

“Satu tim yang terdiri dari 400 orang itu bukan salesman kementerian. Setiap product manager dan team leader hampir sama kedudukannya dengan dirjen, dan beberapa di antaranya ada di sini,” jelasnya.

Kemudian Nadiam menjelaskan cara kerja ‘tim bayangan’. Nadiem mengatakan KemendikBudristek akan memimpin tim yang nantinya akan memverifikasi produk kebijakan KemendikBudristek.

“Mereka diposisikan sebagai mitra untuk bertukar pikiran dalam merancang produk kami,” katanya.

Pernyataan Nadeem tentang Shadow Team diunggah di akun Instagram pribadinya. Pernyataan Nadeem kemudian mendapat perhatian. Keberadaan sistem bayangan Nadium dipertanyakan.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendigput Ristek), Nadiam Anwar Maharim Foto: Dr. Kemendikbutristek

Klarifikasi lengkap Nadiam Maharim Tentang tim bayangan

Secara eksklusif, Nadiem Makarim menjelaskan, rombongan yang berjumlah 400 orang ini tergabung dalam sebuah sistem bernama GovTech Edu di bawah PT Telkom. Status GovTech Edu adalah vendor yang dikontrak oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

READ  Terkini Ukraina: Pasukan Rusia Duduki RS Mariupol, Sandera Ratusan Posin dan Staf Halaman all

“Yang jelas organisasi di bawah PT Telkom (GovTech Edu) adalah vendor. Kontraknya adalah vendor. Jadi saya harus klarifikasi, jelas mereka adalah vendor kontrak,” kata Nadiem kepada detikEdu di New York, Sabtu (17/17/). 2011) 9/2022).

GovTech Edu, diikuti oleh Nadiem, menjadi mitra untuk berbagi ide dengan pejabat di kementerian. Nadiem berharap kerja sama ini juga bisa diterapkan di kementerian lain.

“Terus terang ini suatu kehormatan bagi Indonesia di kancah dunia. Anda bisa lihat sendiri bagaimana masyarakat mengapresiasi proyek kami karena kami hanya dilihat sebagai inovator, bukan sekedar suka,” imbuhnya.

Nadiem menjelaskan, dana untuk 400 anggota tim pendiri berasal dari anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam pertemuan dengan Delegasi Komisi X, Nadiem Makarim mengklarifikasi soal istilah organisasi bayangan atau tim bayangan. Nadiam mengaku telah menyalahgunakan istilah tim bayangan.

“Ada kesalahan penggunaan istilah ‘organisasi bayangan’ yang saya maksud sebagai organisasi ‘cermin’ terhadap kementerian kita,” kata Nadiam, seperti dikutip Antara, Senin (26/9/2022).

Nadeem mengatakan, Dirjen menggunakan tim untuk berkolaborasi dan memberikan layanan untuk mengimplementasikan kebijakan melalui platform teknologi.

Ini berarti bahwa setiap Ditjen yang memberikan layanan dapat menggunakan tim yang bekerja sama untuk mendorong dan mengimplementasikan kebijakan melalui platform teknologi

Latar belakang Nadiem Makarim

Pada 2019, Nadim Maharim dilantik sebagai Menteri Pendidikan dan Teknologi. Latar belakang Nadiem Makarim Sebelum menjabat sebagai ajudan Jokowi, ia adalah seorang senior di beberapa perusahaan. Ia dikenal saat itu sebagai pendiri Gojek. Berikut perjalanan karir Nadeem:

  • Konsultan di McKinsey & Co
  • Co-Founder dan Managing Director Zalora Indonesia
  • Chief Innovation Officer Cardugu pada 2013-2014
  • Pendiri Kojek

Tonton video ‘Klarifikasi Nadim Maharim’ tentang ‘Sistem Bayangan’ di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan:

READ  5 Fakta Manchester City dan Borussia Dortmund di Perempat Final Liga Champions I Sepak Bola: Sepak Bola

[Gambas:Video 20detik]

(id/imk)