Februari 26, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Hanya sanksi PBB dan China yang dapat menekan militer Myanmar

Jakarta, CNN Indonesia –

Berusaha menjatuhkan sanksi kepada militer Myanmar Yang melakukan Kup Pada 1 Februari, diputuskan bahwa dia tidak bisa sembarangan.

Menurut Hikmahando Juana, pakar hukum internasional Universitas Indonesia, hanya ada dua pihak yang bisa secara efektif menjatuhkan sanksi, yang berdampak signifikan terhadap kondisi di Myanmar sejak pergantian rezim.

“Sanksi semacam itu dapat dijatuhkan oleh Dewan Keamanan PBB atau oleh setiap negara (Late Union). CNNIndonesia.com, Jumat (19/2).


Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) memiliki kekuasaan untuk menjatuhkan sanksi ketika kondisi suatu negara mengancam keamanan dan perdamaian internasional. Konspirasi di Myanmar, menurut Hikmahando, saat ini tidak mempengaruhi keduanya.

Setiap negara bisa menjatuhkan sanksi kepada Myanmar. Namun, itu bergantung pada seberapa banyak negara yang menjatuhkan sanksi secara bersamaan.

Selain itu, negara yang menjatuhkan sanksi setidaknya harus memiliki hubungan perdagangan yang berdampak besar terhadap perekonomian Myanmar. Jika tidak, sanksi tidak akan efektif, kata Higgins.

“Yang saya pahami sekarang adalah Myanmar bergantung pada China, dan sepertinya China tidak mau mengurus luar negeri Myanmar.

Presiden AS Joe Biden telah menjatuhkan sanksi terhadap Myanmar dalam bentuk pembekuan aset senilai $ 1 miliar menyusul kudeta militer. Dengan demikian para jenderal Myanmar tidak dapat mengakses aset tersebut.

Meski Amerika Serikat dan negara-negara Eropa akan menjatuhkan sanksi, menurut Hikmahando, sanksi tersebut tidak akan efektif.

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) juga tidak bisa berbuat banyak.

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat 2 Piagam ASEAN, Dewan tidak boleh ikut campur dalam urusan internal Negara Anggota ASEAN.

Para pendukung Liga Demokrasi Nasional untuk Demokrasi (NLD) telah bersatu menentang rencana tersebut di Myanmar. (REUTERS / ATHIT PERAWONGMETHA)

“Dari Dewan Keamanan PBB (jika ada sanksi), apakah China harus mengikuti keputusan itu atau tidak karena China adalah anggota,” kata Higgins.

READ  Hujan salju di Gurun Sahara adalah yang keempat dalam sejarah

Angkatan Bersenjata Myanmar (TATMATA), dipimpin oleh Jenderal Min Aung Hlung, memerintah pemerintahan sipil pada 1 Februari, dipimpin oleh penasihat Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Mint.

Alasan kudeta itu untuk mempertahankan mandat konstitusi 2008 dan kontroversi seputar hasil pemilu.

Militer Myanmar kemudian menangkap Suu Kyi dan Win Mint, serta beberapa politisi dari Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang berkuasa.

Militer menuduh Liga Nasional untuk Demokrasi memenangkan pemilihan umum dan memenangkan 83 persen kursi di parlemen, dengan alasan tanda-tanda penipuan. Mereka menuduh bahwa dalam pemilu yang dimenangkan Suu Kyi, setidaknya ada 8 juta pemilih palsu.

Bagan saingan Suu Kyi Vs Myanmar Army dalam 1 dekade(CNN Indonesia / Aspahan Yahsi)

Komisi Pemilihan Myanmar membantah tuduhan kudeta.

Setelah mengumumkan berakhirnya keadaan darurat nasional selama satu tahun, Min Aung Haling mengatakan akan mengadakan pemilihan umum yang adil dan bebas.

Saat ini terdapat dua gugatan terhadap Sookie, yaitu kepemilikan dan impor walkie-talkie ilegal serta pelanggaran UU Penanggulangan Bencana.

Sementara itu, Vin dituduh melanggar etika kesehatan dan undang-undang penanggulangan bencana selama kampanyenya tahun lalu. Keduanya saat ini sedang dalam tahanan rumah.

(Satu / ayp)

[Gambas:Video CNN]