Desember 7, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Kampung kumuh ini berubah menjadi ‘tempat wisata’ dan warganya resah

seoul

Dibalik pemandangan yang indah seoul, sisi jahat masih membayang. Anehnya, kawasan kumuh ini justru berkembang menjadi destinasi wisata.

Desa Kuryong, juga dikenal sebagai Desa Bulan, terletak di Kaeo-dong Gangnam, Sudokwon, Seoul. Pemukiman ini menjadi salah satu permukiman kumuh yang tersisa seoul.

Sejak film populer Parasite, kawasan kumuh Korea Selatan menjadi sorotan. Banyak blogger sengaja mencari daerah kumuh untuk digunakan hanya sebagai konten. Salah satunya adalah Desa Kuryong.

Dilaporkan dari Korea Herald, Rabu (28/9/2022) kawasan kumuh yang berada di lereng bukit diberi nama Desa Mada. Karena perkembangan pesat di Seoul pada tahun 70-80an, Desa Bulan mulai bermunculan.

Orang miskin tampaknya telah diusir dari Sungai Gangga. Gangnam didedikasikan untuk gedung perkantoran bertingkat tinggi dan rumah apartemen.

Desa Kuryong di Korea Selatan Foto: (Getty Images/iStockPhoto)

Dipastikan bahwa warga yang bermigrasi dari Gangnam adalah penghuni liar yang diusir dari rumah ilegal di Gangnam.

Bayangkan kawasan kumuh ini padat, sekitar 320.000 meter persegi tanah yang dihuni lebih dari 1.100 keluarga. Sekitar 600 orang masih hidup sampai sekarang. Tahun lalu 454 kepala keluarga direlokasi.

Juni lalu, pemerintah kota menyetujui rencana pengembang perumahan yang dikelola kota untuk membangun 2.838 rumah baru di sana. Sekitar 1.107 keluarga dari mereka akan dialokasikan untuk keluarga berpenghasilan rendah.

Pengembangnya adalah Seoul Housing & Communities Corp., yang menawarkan perumahan sewa umum untuk penggusuran, tetapi penduduk desa menolak. Warga di kawasan itu menuntut agar diberikan satu unit untuk kompleks apartemen baru yang dibangun di sana.

Daerah ini penuh dengan gubuk-gubuk bobrok. Turis asing mengunjungi desa ini untuk membuat konten.

READ  6 fakta tentang Kosovo, negara yang tidak diakui dunia

“Saya ingin menunjukkan tempat yang terlupakan ini sehingga orang dapat berpikir lebih dalam tentang dunia, karena orang kaya dan miskin ada di mana-mana. Saya harap Anda semua menikmati dan berpikir lebih dalam tentang detail Korea,” kata seorang YouTuber di akun video. . Desa Kuryong.

Mereka mewawancarai warga untuk membuat konten mereka lebih menarik. Namun, beberapa penduduk desa menyatakan ketidakpedulian.

Desa Kami bukan tujuan wisata atau lapangan tembak. Ini adalah tempat kita tinggal. Mata pencaharian kami tidak boleh digunakan untuk menarik perhatian orang,” kata seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya dalam wawancara dengan sebuah koran lokal.

Tonton videonya” J-Hope BTS sumbangkan miliaran rupee untuk korban banjir di Seoul
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)