Desember 7, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

MotoGP Thailand 2022: Paolo Ciapatti Senang, Francesco Bagnaia Tenang Di Bawah Tekanan: Ocean Sports

Bangkok – Pembalap Tim Lenovo Ducati, Francesco Bagnaia Panen di tengah kritik setelah gagal bersinar MotoGP Jepang 2022. Namun, kritik tersebut tidak membuat Bagnaia khawatir karena, menurut Direktur Balap Ducati Paolo Chiapatti, Pecco saat ini santai dan tenang di tengah tekanan ini.

Pada hari Minggu, 25 September 2022, kemalangan menimpa penantang kejuaraan saat berlomba di Sirkuit Motegi di Jepang. Bagnaya terjatuh di tikungan ketiga karena kemiringan yang rendah. Saat itu tidak ada pembalap yang mengganggu kecepatan.

Bagnaya pun mengakui kesalahannya dan bertobat. Tapi dia sudah menuai konsekuensinya dengan menerima kritik keras dari banyak pihak seperti nasi yang diubah menjadi bubur.

Tekanan berat pada Bagnaia bukanlah hal yang aneh, karena ia telah mencatatkan lima podium berturut-turut di seri sebelumnya. Posisinya sebagai penantang gelar juara MotoGP 2022 dipertaruhkan.

Bagnaya dilaporkan tiba di Bangkok, Thailand 24 jam setelah kecelakaan. Di malam hari, ia menikmati makan malam di sebuah restoran Italia di Bangkok bersama Paolo Ciabatta dan Jack Miller. Pembalap mencatat bahwa dia masih tenang.

“Saya melihat Becco – panggilan akrab Bagnaia – tenang,” jelas teknisi Ducati itu kepada ‘La Gazzetta dello Sport’ seperti dikutip laman Corsedimoto, Selasa (27/9/2022).

“Dia selalu sangat kritis terhadap diri sendiri, dan ada kemunduran di sepanjang jalur pengembangan yang dia pikir telah dia selesaikan. Tapi seperti waktu lainnya, dia akan belajar dari kesalahan ini,” kata Ciapatti.

Membahas sedikit balapan di Jepang, Chiapatti merasa beruntung tidak finis di depan Fabio Quartararo, rival sengit perebutan gelar Bagnaia. Pembalap Prancis itu hanya finis di urutan ke-8.

READ  Berita Persib Bandung Online | simamaung.com Poly United Batasan Pengurangan Jarak dari Persip

“Untungnya dikurangi oleh balapan Quartararo. Apakah kita perlu membicarakannya? Tidak perlu, terkadang itu membuatnya (Bagnaya) lebih gugup.

Francesco Bagnaia

Bagnaia kini tertinggal 17 poin di belakang Quartararo di klasemen, sementara Alix Espargaro dari Aprilia berada di urutan ketiga klasemen, tertinggal 7 poin. Persaingan ketat tidak membuat Bagnaia dan Ducati khawatir.

“Kami harus melihat ke depan ke puncak klasemen, tetapi juga melihat kembali ke tempat Aleix Esparger berada. Aprilia adalah motor yang sangat kompetitif, tapi kami tidak terlalu khawatir.”

Tonton semua seri balapan MotoGP 2022 secara langsung di Vision+ kapan saja di mana saja Di Sini. Unduh Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.