Januari 30, 2023

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Percayai Googler yang dipecat

KOMPAS.com – Google mengumumkan pemogokan akhir pekan lalu (Redundansi) setara dengan 12.000 karyawan atau 6 persen dari total karyawan perusahaan di seluruh dunia.

PHK massal Google memengaruhi banyak karyawan di tingkat senior dan yang baru dipromosikan. Praktik ini telah memicu minat di kalangan karyawan karena beberapa dari mereka memainkan peran penting di departemen masing-masing.

Topik ini, melalui platform komunikasi internal dan pihak ketiga seperti Discord, menjadi topik hangat di kalangan karyawan, karena mereka yang di-PHK tidak lagi memiliki akses ke sistem internal perusahaan.

Baca selengkapnya: PHK besar-besaran di Google, Microsoft & Amazon, karyawan segmen mana yang terpengaruh?

Mantan manajer teknik Justin Moore adalah salah satu karyawan yang terkena dampak PHK Google. Melalui akun LinkedIn-nya, Moore mengonfirmasi bahwa dia telah kehilangan pekerjaannya di Google, dan baru mengetahuinya setelah akunnya dinonaktifkan secara otomatis dari komputer perusahaan pada pukul 3 pagi waktu AS.

Faktanya, Moore dianggap sebagai veteran mesin pencari Internet raksasa, telah bekerja selama lebih dari 16 tahun.

Justin Moore Percayai Googler yang dipecat

“Ini menunjukkan bahwa pekerjaan bukanlah hidup Anda, dan perusahaan – terutama perusahaan besar seperti Google – menganggap Anda 100 persen dapat dihabiskan. Jalani hidup Anda, jangan bekerja,” kata Moore di LinkedIn.

Karyawan senior lainnya, Jeremy Joslin, menggemakan sentimen yang sama. Jocelyn bekerja sebagai insinyur perangkat lunak di Google selama 20 tahun. Sayangnya, dia terkena PHK dan hanya mengetahuinya dari email kejutan yang dikirim oleh perusahaan.

“Sulit bagi saya untuk percaya bahwa setelah 20 tahun saya diberitahu melalui email tentang hari terakhir saya di #Google,” kata Jocelyn melalui akun Twitter pribadinya dengan pegangan @jcj.

READ  Top 10 Mobil Terlaris Juni 2021, Top Honda Prius, Avanza Kedua

Bagi Jocelyn, berita itu merupakan tamparan di wajahnya, karena dia ingin mengucapkan selamat tinggal kepada rekan Google-nya secara langsung di hari terakhirnya di perusahaan.

Baca selengkapnya: Spotify merumahkan 600 karyawan

Harapan lainnya adalah Elizabeth Hart, seorang manajer pemasaran senior yang telah bekerja selama 15 tahun di Google. Seperti Moore dan Joslin, Hart terbangun di hari terakhirnya di Google dan mendapati bahwa akses ke sistem internal perusahaan, termasuk pemberitahuan berita, telah diblokir. phk google.

“Hari ini, petualangan 15 tahun lebih saya di Google tiba-tiba berakhir ketika saya bangun, memeriksa telepon saya, dan melihat pemberitahuan bahwa akses kantor saya telah ditutup bersama dengan pemberitahuan PHK,” kata Elizabeth Hart pada LinkedIn.

Google tidak menjelaskan kriteria apa saja yang menentukan karyawan sehingga dipecat. Beberapa karyawan mempertanyakan hal ini melalui situs internal bernama Dori KompasTekno dari CNBCSelasa (24/1/2023).

“Bagaimana PHK diputuskan? Beberapa karyawan dengan kinerja terbaik dipecat dari tim kami,” adalah salah satu pertanyaan Tory yang paling populer.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Senior Vice President Google Prabhakar Raghavan meminta para karyawannya untuk mengajukan pertanyaan tersebut pada pertemuan besar minggu depan.

Baca selengkapnya: CEO mengkonfirmasi PHK terbesar kedua di Microsoft

Google sebenarnya memiliki dokumen yang menguraikan keputusan PHK perusahaan. Namun, dokumen tersebut dianggap tidak menjawab kriteria apa yang ada bagi karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja.

Alasannya google phk 12.000 karyawan

Keputusan PHK Google diumumkan langsung oleh Alphabet dan CEO Google Sundar Pichai dalam surat yang diposting di blog resmi perusahaan.

Menurut Pichai, pihaknya akan mem-PHK sekitar 12.000 karyawan atau sekitar 6 persen tenaga kerja global Google.

Logo Google di kantor Google Indonesia, Pacific Century Place SCBD JakartaConnie Stefani/KOMPAS.com Logo Google di kantor Google Indonesia, Pacific Century Place SCBD Jakarta

Pichai mengatakan itu adalah keputusan yang sulit dan Google terpaksa melakukan PHK karena kondisi ekonomi global yang tidak pasti dan tidak dapat diprediksi.

READ  Pasti jarang mampir pom bensin, ini dia spek Honda Supra Fit terbaru

“Dalam dua tahun terakhir, kami melihat pertumbuhan yang signifikan. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, kami banyak melakukan rekrutmen,” kata Pichai seperti dikutip KompasTekno dari blog Google.

“Tapi yang jelas kondisi ekonomi saat ini, kondisi ekonomi tidak bagus ketika kami mempekerjakan banyak orang di Google,” tambah Pichai.

Pichai tidak merinci karyawan Google mana di negara mana yang terkena PHK. Namun, kata dia, korban akan mendapat email langsung dari manajemen untuk proses pemutusan hubungan kerja.


Dapatkan pembaruan Berita khusus Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Yuk gabung di grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link nya https://t.me/kompascomupdate, lalu bergabung. Pertama Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.