Tutup Tahun Kalender 2019, JCP Suguhkan Konser Mewah

Portal TeaterJakarta City Philharmonic (JCP) telah menyelesaikan delapan edisi konser musik orkestra kota di tahun 2019. Bulan demi bulan telah dilalui dan telah menjadikan JCP lebih dewasa, matang, dan terbuka.

Penonton yang datang dari berbagai sudut kota Jakarta dan sekitarnya terus meluber pada tiap kali event reguler Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) ini. Kebanyakan dari mereka adalah penonton milenial.

Terlahir sebagai hasil kerjasama dengan Unit Pengelola PKJ Taman Ismail Marzuki, Jakarta, JCP hadir sebaga ‘oase musik’ di tengah pergeseran ekosistem kota Jakarta.

Karenanya, kehadiran JCP menawarkan satu pilihan hiburan bagi masyarakat Jakarta ditengah kepadatan rutinitas mereka.

Lebih dari itu, JCP bertransformasi menjadi identitas baru ibukota sekaligus memperlihatkan wajah kebudayaan Jakarta yang lebih dinamis.

Tidak hanya sebagai ‘okes kota’, tahun ini JCP juga telah mulai melebarkan sayapnya dengan masuk dalam ranah musik orkestra dunia dan menjadi perwakilan Indonesia dalam Asia Orchestra Week 2019 yang diselenggarakan di Jepang pada bulan Oktober 2019 lalu.

“Bangga rasanya dan menjadi suatu kehormatan untuk JCP yang usianya masih muda, belum genap 4 tahun,” ujar Anto Hoed, Ketua Komite Musik DKJ.

Dalam gelaran Asia Orchestra Week di Jepang, JCP juga membawakan karya komposer Indonesia yang berjudul Potrait Dangdut karya Dadang Saputra.

Pertunjukan itu mendapat gemuruh tepuk tangan 3.000 penonton yang memadati Gedung Tokyo Opera City Concert Hall.

Pentas Mewah di Edisi Terakhir

Di edisi terakhir ini, JCP menyuguhkan pentas yang relatif mewah dan masif dengan jumlah pemain yang banyak disertai dengan paduan suara.

JCP berkolaborasi dengan Wilson Matthew Jogi Lincoln (pianis), Anita Kristiana (solis alto), dan juga dengan Paduan Suara Wanita AgriaSwara IPB.

Seperti biasanya, konser akan diaba oleh Budi Utomo Prabowo selaku pengaba utama dan Vincent Wiguna.

Adapun beberapa karya milik komposer ternama seperti Leopold Godowsky dan Gustav Mahler yang akan disajikan dalam konser penutup tahun ini.

Seperti pada edisi sebelumnya, JCP edisi ke-26 ini kembali menggelar Musik Kamar menjelang konser yang diadakan pada serambi Gedung Teater Jakarta, TIM pukul 18.30 WIB.

Purwa Caraka Music Studio (PCSM) Children Choir akan tampil dan membawakan beberapa karya, antara lain, This Song (aransemen Ivo Antognini), Naik-Naik ke Puncak Gunung (Aransemen Fero Aldiansya), Give Me Wings (John Rutter), dan The Fire Dance of Luna (Darius Lim) serta Cut Amanda (pianis).

Konser terakhir ini mengusung tema “TIGA”, dan berlangsung di Teater Besar, TIM Jakarta, venue utama JCP, pada hari ini, Rabu (27/11) malam.

JCP masih terus membutuhkan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan publik ibukota untuk bersemangat membangun ekosistem musik Indonesia yang khas.

“Tentu tidak hanya berhenti di sini, kami berharap agar JCP dapat berjalan terus dan berdiri tegak sebagai salah satu identitas ibuKota,” kata Anto Hoed.

Selamat menikmati! Semoga JCP menjadi pentas musik yang membangun atmosfer kesenian bangsa kita.

*Daniel Deha

Baca Juga

Seni (Harus) Tetap Hidup Melawan Pandemi

Portal Teater - Beberapa bulan terakhir adalah masa berat bagi seluruh umat manusia, termasuk para seniman dan pekerja seni. Virus Corona (Covid-19) telah menewaskan...

Data dan Dana Untuk Pekerja Seni Terdampak Corona

Portal Teater - Pemerintah Indonesia membuka jalur pendataan bagi pekerja seni yang secara ekonomi terdampak virus Corona. Pendataan telah dibuka sejak akhir pekan lalu,...

Mendata Pekerja Seni Terdampak Corona

Portal Teater - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan membuka pendataan bagi pekerja dan pelaku seni di ibukota yang terdampak secara ekonomi akibat...

Terkini

Data dan Dana Untuk Pekerja Seni Terdampak Corona

Portal Teater - Pemerintah Indonesia membuka jalur pendataan bagi pekerja seni yang secara ekonomi terdampak virus Corona. Pendataan telah dibuka sejak akhir pekan lalu,...

Mendata Pelaku Industri Kreatif Terdampak Corona di Ibukota

Portal Teater - Virus Corona (Covid-19) telah memukul semua lini kehidupan manusia saat ini. Wabah global ini tidak hanya menghantam sektor ekonomi, politik, atau...

Mendata Pekerja Seni Terdampak Corona

Portal Teater - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan membuka pendataan bagi pekerja dan pelaku seni di ibukota yang terdampak secara ekonomi akibat...

Teater Karantina #1: Wabah Athena, Galen dan Oedipus Kode

Portal Teater - Lukisan Michiel Sweerts, "Wabah di Kota Tua" (Plague in an Ancient City) banyak dikutip dan dipercayai mengambarkan wabah besar yang pernah...

Shahid Nadeem: Teater sebagai Kuil

Portal Teater - Dramawan terkemuka Pakistan Shahid Nadeem dalam pidatonya pada World Theater Day 2020 (27 Maret) mengatakan bahwa penciptaan teater masa kini harus...