Maret 8, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

B.D. Mantan Wakil Presiden Komisi Pengawas: Demokrat dalam Krisis …

Memuat …

Jakarta – Banyak elit Demokrat yang ikut pemberontakan menyebut beberapa karyawan dan mantan Demokrat. Ketua Umum DPP Demokrat (Bad) Agas Harimurthy Yudhoyono (AHO) Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dengan Moldova.

Salah satunya adalah Termisal, mantan wakil ketua Komisi Pengawas Demokrat. Mengomentari isu yang dirilis AHY pada Senin, 1 Februari 2021, Dormisal mengatakan Partai Demokrat saat ini sedang mengalami krisis kepemimpinan. Bersamaan dengan itu kemarin di bulan Desember 2020. Baca juga: Jika AHY tidak buka suara, kudeta demokratis akan terjadi

“Ada keprihatinan dari pimpinan DBC dan DPT bahwa mereka ingin mencari tempat untuk mengutarakan posisinya, yang diyakini bisa menjadi solusi. Baca juga: Ekspresi Gerakan Moldova Strategi AHY Adalah Benar untuk Menghindari Tommy Soharto

Jadi, menurut relawan Djokovic, para anggota Demokrat itu bertemu dengan Moildo dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal. Karena kedua tokoh ini tidak atau tidak menciptakan penghalang untuk menemui mereka, pejabat negara Moldova dan LPP membutuhkan informasi nyata tentang situasi saat ini dari siapa pun. “Itu bisa termasuk anggota Demokrat,” kata Dormisall.

Dormisl mengaku bertemu dengan Moilydogo saat bertemu tamunya. Namun saat itu, dia tidak mengetahui latar belakang orang yang ditemuinya saat itu. Saat bertemu, yang dia tahu hanyalah statistik dari HKBI atau organisasi serikat pekerja. Belakangan diketahui bahwa mereka adalah anggota Partai Demokrat. “Kalau sudah selesai, baru muncul kabar kalau Pak Dormis tidak kenal dia? Ini Demokrat kan? Benar,” akunya.

Karena itu, Dormisal menjelaskan, tidak semua rapat Demokrat dengan Moldova membahas KLB. Tapi karena mereka punya banyak kesamaan tujuan. “Ada banyak ledakan kemarin (yang memicu masalah kudeta AHY), yang kami tidak tahu.

READ  Sayangnya, Sinovak belum terbukti menjadi kandidat vaksin Pemerintah-19

(Chip)