Januari 27, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Berikut cara aman di jalan dengan mobil matic

Jakarta, Kompas.com – Pengguna Mobil Dengan transmisi otomatis, ada trik khusus saat melaju jalan Ke atas dan Setidaknya. Tujuan utamanya, jika mobil tidak turun (ambruk), begitu pula sebaliknya Keturunan Tidak terlalu cepat.

Kondisi jalan seperti itu biasa terjadi di gedung perkantoran atau pusat perbelanjaan metode Di kota besar. Lereng curam atau turunan tajam saat memarkir mobil hampir bisa dipastikan menjadi makanan bangunan-bangunan ini.

Menurut Superman, Presiden bengkel Yose Sudarso Auto 2000 di Jakarta Utara, Mobil otomatis Saat Jalan menanjak Pengemudi memiliki keuntungan yang tak kenal lelah. Posisi ini dirasa ideal bagi pendatang baru dalam berkendara, dengan mengatur pijakan kaki yang tepat hanya pada pedal rem dan gas, minus kopling.

Baca juga: Saat musim hujan, bikers tidak mencari tempat berteduh

“Jika jalannya menanjak, perhatikan kemiringan jalannya. Jika tidak terlalu curam, Anda bisa mengemudikan mobil dengan menempatkannya di D2 atau D3 (tuas transmisi),” kata Superman baru-baru ini kepada Compass.com.

kompas.com Honda PR-V melintasi lereng di Visa silk lavang, Sriban, Jawa Barat

Namun, jika kemiringannya cukup kuat, selalu letakkan transmisi di baris pertama.

Sedangkan jika kondisi jalan memburuk, menempatkan tuas transmisi pada posisi D2 tidak akan menyakitkan.

Baca juga: Mobil jasa angkut kayu yang viral hingga membuka pintu belakang, membahayakan pengguna jalan

“Saat tuas dialihkan ke T2, transmisi beroperasi otomatis pada gigi 1 dan 2. Dalam praktiknya transmisi otomatis membantu mengejar kecepatan mobil,” kata Superman.

Menurutnya, posisi transmisi T mobil matic tidak memiliki rem mesin. Oleh karena itu, jika jalan menanjak dipindahkan ke posisi D2 atau L, ada efek pengereman dengan bantuan alat berat untuk membantu pengereman saat melaju di jalan raya.

READ  Persembunyian Kepung untuk Satgas Dinombala untuk Pembantaian Keluarga