Juni 20, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Bukan hanya 20 kapal, tapi Jaksa Agung Sita Ferrari Heru Hidayat

Jakarta, CNBC Indonesia – Di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jaksa Agung (Zambidas) dari Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus, B.D. Sita kembali aset yang diduga kasus korupsi di Asabri (Persero). Kali ini, kejaksaan juga menyita mobil mewah Heru, merek Ferrari.

“Kejaksaan telah menyita sejumlah barang bukti terkait kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi,” kata Leonard Ebenzer Siemensundak, Kepala Pusat Informasi Hukum Kejaksaan Agung, Kamis (11/2/2021).

Kejaksaan menyita barang bukti perkara tersangka Heru, mobil Ferrari tipe F12 Berlinetta nomor 1 unit. Bukti pembelian P15 DRM dan kendaraan dengan SDNK, PPKP, 1 (satu) Divisi LNG Aquarius atas nama PD. Pengiriman Honochem; Serta 9 (sembilan) bendungan / bendungan dan 10 (sepuluh) dokumen kepemilikan kapal tunda.


Foto: Dokter Kejaksaan Agung
Ferrari Heru Hidayat disita oleh Kejaksaan Agung

Kemarin, Kejaksaan Agung mengumumkan bahwa B.T. Drota Alam menyita aset 20 kapal milik Minera DPK (Tram) yang tercatat sebagai Komisaris Presiden.

Dari 20 kapal tersebut, terdapat satu jenis kapal tanker yaitu kapal kargo Liquefied Natural Gas (LNG) yang diberi nama Aquarius. Kapal itu berukuran lebar 45,74 meter dan panjang 285,29 meter.

Sebelumnya, pada Rabu (10/2/2021) Kejaksaan Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Zambidas) di Direktorat Penyidikan, P.T. Asaph (Percero) memeriksa 9 saksi untuk mencari informasi tentang kasus tersebut. . B.D. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memastikan fakta hukum terkait tindak pidana korupsi di Asabri.

Para saksi yang dihadirkan kali ini mewakili berbagai pemangku kepentingan untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut dari Komisi Jasa Keuangan, Internal Asabri dan pihak lain.

Dari sembilan orang yang ditanyai, B.T. Eureka Prima bergabung dengan Jakarta sebagai Direktur Keuangan RM sebagai manajemen dan keuangan / keuangan PD Nusa Jaya Abadi milik Penny Jokrosaputro; IPS adalah Ketua Konsorsium Pengelolaan Investasi DPIV OJK untuk tahun 2016.

READ  Timeline pengujian kasus alat rapid test antigen yang digunakan di Bandara Kulanamu, 5 orang selamat

Selain itu, B.T. untuk periode Agustus 2018 hingga Agustus 2020. HE, Kepala Divisi Investasi / Divisi Manajemen Portofolio Asapri (Percero); B.T. untuk periode Oktober 2018 hingga saat ini. BS sebagai Kepala Analisis dan Strategi Investasi Asabri (Persero); J, PD Bhoomi Nusa Jaya Abadi / Karyawan Karyawan Beni Jokrosaputro.

[Gambas:Video CNBC]

(hps / hps)