Mei 12, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Kisah Nenek 93 Tahun Yang Selamat Meninggal Setelah Rumah Runtuh Akibat Gempa Malang

JemperGempa Malang Sedikitnya 10 rumah rusak di M61, Jumper. Salah satunya adalah rumah milik seorang wanita berusia 93 tahun bernama Lima.

Bahkan neneknya tewas saat rumahnya di Dusun Karanganyar di Desa Klungkung di Kabupaten Sukorambi ambruk. Untungnya, beberapa saat sebelum rumah tersebut runtuh, Nenek dibawa keluar oleh anggota keluarganya.

Keponakan Lima, Sujay, berkata selama keterkejutan itu Gempa bumi Kebetulan, Lima sendirian di rumah.

“Saat itu (syok) masih kecil, lalu (adik) saya lari ke rumah Bu Lima,” ujarnya Sabtu (10/4/2021).

Lima nenek dibungkam oleh seorang tetangga setelah lolos dari maut (Foto: Jacob Muliono)

Sesampai di dalam rumah, kakak perempuan Suja segera mengambil jenazah Lima dan membawanya keluar.

“Dalam hitungan detik setelah dibawa keluar, rumah itu langsung roboh,” kenang Sujay.

Dinding bata, rumah beratap genteng, tidak tahan terhadap guncangan. Dan guncangan segera runtuh Gempa bumi Semakin keras.

“Ada dua kali gempa. Nah, saat gempa melanda dengan kencang, rumah Bu Lima langsung ambruk. Alhamdulillah selamat, tidak ada korban, tapi rumah itu rata dengan tanah. Untuk itu warga membersihkan bangunan dan memilih yang lain. Hal-hal seperti ubin dan kusen. Bahannya bisa digunakan kembali. Kayu lainnya, “ujarnya.

Lima orang terkejut menemukan rumah mereka rata dengan tanah. Wanita itu terus menangis. Sementara itu, kerabat berusaha menenangkannya.

“Saya keponakannya yang tinggal bersama Ms. Lima sejak dia masih kecil. Satu dari lima adalah saudara laki-laki, tetapi mereka semua sudah meninggal. Ms. Lima sendirian di rumah. Saya harap bantuan tersedia,” tutup Sujay.
(iwd / iwd)