April 22, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Pengunjuk rasa kudeta Myanmar membalas dendam atas kematian Mao Zedong oleh junta militer

Tempo.co, Jakarta – Ratusan warga Myanmar Mao Zedong yang berusia 19 tahun, yang telah menjadi simbol oposisi terhadap junta militer, berkumpul di Mandalay pada hari Kamis untuk pemakamannya. Dia ditembak mati setelah demonstrasi di kotanya Rabu lalu.

Kiel Chin menjadi viral ketika fotonya menyebar di media sosial setelah protes hari Rabu. Dalam foto sebelum kematian, Kiel Chin mengenakan kemeja bertuliskan “semuanya akan baik-baik saja”, menggambarkan harapan gerakan pemberontak sipil untuk mengembalikan Myanmar ke keadaan semula.

Seperti dikutip dari Channel News Asia, para peziarah didominasi oleh rekan-rekannya sendiri. Mereka datang untuk mendoakan pemakaman Kiel Xin dan menyanyikan lagu-lagu protes Tentara Myanmar, Dan mengangkat salam tiga jari yang menjadi simbol pemberontakan Myanmar.

Skenario terakhir Angel, seorang pengunjuk rasa yang ditembak mati oleh tentara Myanmar saat kudeta 4 Maret 2021 di Mandalay, Myanmar. REUTERS / Stringer

“Kami sangat berduka atas tindakan tidak manusiawi militer Myanmar. Di sisi lain, kami menyesali kehilangan dia (dosa Kial),” kata Sai Tun, salah satu warga yang menghadiri pemakaman Kial.

“Kami akan terus berjuang untuk mengakhiri kediktatoran di Myanmar. Kami akan berdiri dan menang,” tambahnya.

Orang-orang yang dekat dengan Kiel Xin, juga dikenal sebagai Angel, mengatakan dia sadar akan bahaya bergabung dalam perjuangan melawan perubahan rezim. Bahkan, Kial Chin meninggalkan sebuah keinginan, meminta keluarganya untuk mendonasikan organnya yang berfungsi kepada orang-orang yang membutuhkan jika dia meninggal.

Kiel Chin adalah satu dari puluhan orang yang dibunuh oleh militer Myanmar. Kantor Hak Asasi Manusia PPPTerungkap pada hari Kamis bahwa tentara Myanmar telah menewaskan 54 orang dan menangkap lebih dari 1.700 selama kudeta.

Berbagai negara mengkritik apa yang telah dilakukan militer Myanmar. Misalnya, Amerika Serikat telah memperkuat sanksi terhadap Myanmar dengan memblokir aktivitas perdagangan yang melibatkan Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, dan dua badan militer Myanmar.

Baca juga: Para pengunjuk rasa dibunuh oleh Mao Zedong, dan protes meningkat di Myanmar

ISTMAN MP | Channel News Asia

READ  Dengan bantuan Tuhan, Arab Saudi menghentikan serangan misil Setan yang tidak bermuatan