Januari 30, 2023

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Pesawat Tempur Malaysia Banyak Kalah dari DNI, Kenapa China Berani Mengamuk?

Eramuslim.com – Insiden 16 unit jet tempur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) memasuki Sarawak secara ilegal membuat Malaysia murka. Malaysia tidak senang dengan aksi militer China yang dianggap mengancam kedaulatannya.

Viva Military Dalam laporan sebelumnya, angkatan udara pemerintah Malaysia (RMAF) menghentikan pesawat tempurnya untuk mencegat pesawat tempur China. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein berjanji akan mengambil tindakan untuk mengeluarkan nota diplomatik penentangan terhadap China.

Malaysia cukup berani mengambil sikap tegas terhadap aksi militer China. Di sisi lain, Kedutaan Besar China telah mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa tindakannya tidak melanggar hukum internasional.

Perlu dicatat bahwa Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (ATM) jauh lebih kecil daripada Angkatan Darat China. Selain militer China, angkatan udara Malaysia juga berada di bawah Angkatan Udara Indonesia (TNI AU).



Menurut data yang dikutip Viva Military dari Flight Global Insight, Angkatan Udara Kerajaan Malaysia saat ini hanya memiliki 39 unit jet tempur.

Ini termasuk 18 unit Sukhoi Su-30 MKm, delapan unit McDonald Douglas F / A-18D Hornet, dan 13 unit BAE Hawk 208. Sementara itu, TNI AU memiliki total 90 unit jet tempur.

Kemudian menjadi jelas bahwa Malaysia jauh di belakang Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF). Saat ini, militer China memiliki 1.430 unit jet tempur. 100 di antaranya adalah pesawat tempur canggih Sukhoi Su-30 MKK dan Sukhoi Su-35S, serta 120 pesawat pengebom strategis Xian H-6.

Belum lagi, militer China memiliki 470 unit pesawat tempur superioritas udara dan multiperan. Dari jumlah tersebut, 235 unit adalah Shenyang J-11 dan Chengdu J-10 yang berasal dari proses alih teknologi Sukhoi Su-27 Rusia.

READ  Iran: Sembilan tentara tewas dalam bentrokan dengan Angkatan Laut AS di Teluk Persia