April 22, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Habib Risik membandingkan kasusnya dengan pertemuan Djokovic-Zibran-Bobby-Ahok

eramuslim.com – Habib Risik Sihab membandingkan kasusnya dengan kejadian lain di mana dia menuding Djokovic sebagai gerombolan keponakannya. Habib Risik juga menuduh pihak berwenang bertindak membabi buta untuk kasus-kasus selain kasus yang melibatkan dirinya. “Kenapa polisi dan Jaksa Agung menutup mata dan sengaja membiarkan berbagai pertemuan yang sengaja melanggar tata tertib kesehatan dikesampingkan dan dimintai maaf berulang kali. Berbagai pertemuan dan proklamasi yang dilakukan oleh rekan dekat Djokovic diizinkan oleh aparat, yaitu hanya pengecualian untuk aturan yang diperoleh di semua tingkatan. “Dan merupakan rahasia umum yang diketahui. detikcom Jumat (26/3/2021) dari kuasa hukum Habib Rizik seusai sidang.

Pengacara Habib Rezik mengatakan, eksepsi itu dibacakan langsung oleh Habib Rezik di persidangan. Namun, tes membaca luar biasa ini tidak dipantau langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (BN Jaktim) atau langsung di channel YouTube Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

“Anehnya, pada 23 Februari 2021, Presiden Djokovic menggelar kerumunan ribuan orang tanpa bukti apapun bahkan melemparkan parsel yang telah direncanakan sebelumnya ke dalam mausoleum Nusa Tenggara Timur. Ada juga yang ditolak,” kata Habib Risik.

“Dan tanpa malu-malu Mabes Polri mengatakan tidak langsung melanggar pemeriksaan. Kenapa? Karena pelakunya adalah presiden, apakah boleh melanggar undang-undang yang dibeberkan jutaan orang secara terbuka melalui media?” Lanjutnya.

Halaman selanjutnya

Halaman 1 2 3

READ  Bolta Metro Jaya menolak laporan penegakan hukum Demokrat versi KLP, yang merupakan reaksi Rasman Nasushan