September 28, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Mengapa Indonesia tidak bergabung dengan Commonwealth of Nations meskipun pernah dijajah oleh Inggris? Semua halaman

KOMPAS.com – Alasan satu Mengapa Indonesia bukan anggota Persemakmuran Inggris? Karena kemerdekaan bukan dari penjajahan negara itu.

Indonesia merdeka setelah dijajah oleh Belanda dan kemudian oleh Jepang. Inggris menduduki negara kepulauan di Asia Tenggara ini selama lima tahun dari tahun 1811-1816.

Penyerahan Indonesia kepada Inggris Belanda berlangsung pada Konvensi London, atau Convention of London, yang ditandatangani pada 13 Agustus 1814.

Baca selengkapnya: 7 Alasan Mengapa Sepeda Motor Tidak atau Tidak Populer di Amerika

Contoh dua negara Persemakmuran adalah India dan Malaysia, yang memperoleh kemerdekaan dari kekuasaan Inggris masing-masing pada tanggal 15 Agustus 1947 dan 31 Agustus 1957.

Dikutip dari situs resmi PersemakmuranPersemakmuran Bangsa-Bangsa adalah konfederasi negara-negara di bawah kekuasaan Inggris.

Persemakmuran adalah salah satu asosiasi politik tertua di dunia.

Awalnya di bawah Kerajaan Inggris negara yang berbeda mendapat kebebasan yang berbeda. Negara-negara semi-independen disebut Dominion dan para pemimpin mereka menghadiri konferensi dengan Inggris dari tahun 1887.

Pada tahun 1926 diadakan Konferensi Kekaisaran yang dihadiri oleh para pemimpin Australia, Kanada, India, Irlandia, Newfoundland, Selandia Baru dan Afrika Selatan.

Dalam Konvensi 1926, Inggris dan Dominion sepakat bahwa mereka semua adalah anggota komunitas yang setara di dalam Kerajaan Inggris.

Mereka semua setia kepada Raja atau Ratu Inggris, tetapi Inggris tidak memerintah mereka. Komunitas ini dikenal sebagai British Commonwealth of Nations atau Persemakmuran.

Kemudian, Dominion dan wilayah lain dari Kerajaan Inggris secara bertahap menjadi benar-benar independen dari Inggris.

Misalnya, India merdeka pada tahun 1947. Mereka ingin menjadi republik yang tidak berutang kesetiaan kepada Raja atau Ratu Inggris, tetapi ingin menjadi anggota Persemakmuran.

READ  Jenderal Muslim Rusia Memimpin Perang Melawan 40.000 Tentara Ukraina

Baca selengkapnya:

Pada pertemuan Perdana Menteri Persemakmuran di London pada tahun 1949, Deklarasi London menyatakan bahwa republik dan negara lain dapat menjadi bagian dari Persemakmuran. Di situlah Persemakmuran modern muncul.

Raja George VI adalah kepala pertama Persemakmuran dan digantikan oleh Ratu Elizabeth II ketika dia meninggal. Namun, Raja atau Ratu Inggris tidak dapat secara otomatis menjadi Kepala Persemakmuran. Negara-negara anggota Persemakmuran memilih Presiden Persemakmuran.

Persyaratan untuk pendaftaran sebagai negara Persemakmuran

Wikimedia Commons bendera malaysia

Pada 2022, jumlah negara Persemakmuran adalah 56, terlepas dari apakah mereka dijajah oleh Inggris atau tidak.

Empat negara yang baru saja bergabung dengan Persemakmuran adalah Rwanda, Mozambik, Gabon dan Togo. Semuanya tidak memiliki hubungan historis dengan Kerajaan Inggris.

Pendaftaran sebagai negara Persemakmuran memiliki persyaratan sebagai berikut:

  • Negara peminta harus – sebagai aturan umum – memiliki ikatan konstitusional historis dengan anggota Persemakmuran yang ada, kecuali dalam keadaan luar biasa.
  • Dalam keadaan luar biasa, pengajuan harus dipertimbangkan berdasarkan kasus per kasus.
  • Negara yang meminta harus menerima dan mengikuti nilai-nilai dasar Persemakmuran, prinsip-prinsip dan prioritas yang ditetapkan dalam Deklarasi Prinsip-Prinsip Persemakmuran 1971 dan deklarasi-deklarasi lainnya.
  • Negara pemohon harus menunjukkan komitmen terhadap: demokrasi dan proses demokrasi, termasuk pemilihan umum yang bebas dan adil dan majelis perwakilan; supremasi hukum dan independensi peradilan; Tata kelola yang baik, termasuk layanan publik yang terlatih dan akun publik yang transparan; dan perlindungan hak asasi manusia, kebebasan berekspresi dan kesempatan yang sama.
  • Negara pemohon harus mengadopsi norma dan tradisi Persemakmuran, yaitu menggunakan bahasa Inggris sebagai media untuk hubungan Persemakmuran, dan mengakui Ratu Elizabeth II (sebelum kematiannya) sebagai Kepala Persemakmuran.
  • Anggota baru harus didorong untuk bergabung dengan Persemakmuran Bangsa-Bangsa, mengembangkan masyarakat sipil dan lembaga bisnis yang kuat di negara mereka, dan mempromosikan demokrasi partisipatif melalui konsultasi masyarakat sipil secara teratur.
READ  Terkini Ukraina: Pasukan Rusia Duduki RS Mariupol, Sandera Ratusan Posin dan Staf Halaman all

Daftar negara Persemakmuran Bisakah kamu melihat Lebih banyak di sini.

Baca selengkapnya: Daftar negara Persemakmuran

Dapatkan pembaruan berita khusus Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Gabung grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, lalu bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.