Mei 7, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Raja Yordania bertengkar dengan ibu tirinya, Raja Abdullah II: Pengkhianatan berhenti dari awal

TRIBUNNEWS.COM – Raja Yordania Abdullah II berbicara tentang perselisihan dengan saudara tirinya, Pangeran Hamza bin Al Hussein Untuk pertama kalinya.

Raja Abdullah II mengatakan bahwa “provokasi” adalah pidato publik dan bahwa “itu menyebabkan rasa sakit dan kemarahan” dikubur.

Dalam keterangan yang ditayangkan Rabu (7/4/2021), raja menggambarkan krisis politik terparah. Yordania Dalam beberapa dekade.

Krisis dalam keluarga kerajaan yang meletus pada akhir pekan dimulai saat dia menjadi panglima militer Yordania Pangeran mengunjungi Hamzah dan memperingatkan dia untuk berhenti menghadiri pertemuan dengan para pengkritik pemerintah.

Untuk memulai Al Jazeera, Konflik meningkat dengan cepat, dengan Pangeran Hamzah menuduh pasukan keamanan mengancamnya.

Baca juga: Pangeran Hamza akhirnya menulis ikrar kepada Yordania Abdullah II

Baca juga: Mantan Putra Mahkota Yordania dipanggil untuk menggulingkan kerajaan, dan posisinya disingkirkan oleh Raja Abdullah II

Raja Abdullah II dari Yordania pada Rabu (26/2/2014) berpidato di depan Koleksi Nahdalatul Ulama Sufi di Jakarta Convention Center di Senai. Acara tersebut dihadiri oleh 1500 NU Kai dan sejumlah pejabat nasional. (TRIBUNNEWS / DANY PERMANA) (TRIBUNNEWS / DANY PERMANA)

Pangeran Hamza, mantan Putra Mahkota, menjalani tahanan rumah bersama 18 orang lainnya, termasuk mantan perwira senior.

Pemerintah menuduh Hamzah sebagai bagian dari “rencana buruk” untuk mengguncang negara dengan dukungan asing.

Namun keesokan harinya, keluarga kerajaan dikatakan telah menyelesaikan perselisihan tersebut.

Baca juga: Yordania secara resmi menuduh Pangeran Hamza berencana menggulingkan Raja Abdullah II

Ratu Noor dari Yordania, janda mendiang Raja Hussein, dan putranya Putra Mahkota Hamza bin Al Hussein bermain bola basket antara Yordania dan Lebanon pada 14 Agustus 1999 di Amman.
Ratu Noor dari Yordania, janda mendiang Raja Hussein, dan putranya Putra Mahkota Hamza bin Al Hussein bermain bola basket antara Yordania dan Lebanon pada 14 Agustus 1999 di Amman. (Jamal Nasrallah / AFP)

Apa yang raja katakan?

Dalam pidatonya, Raja Abdullah II Berjanji bahwa kontroversi sudah berakhir.

READ  Situasi di Tigray di Ethiopia sangat mengerikan, seperti neraka!