Februari 26, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Spesifikasi lengkap Toyota Land Cruiser 200, mobil dinas Djokovic kebanjiran Kalimantan Selatan

TRIBUNNEWS.COM – Pada Senin (18/1/2021) mobil dinas Presiden Joko Widodo (Djokovic) menyita perhatian publik saat bertugas mengamati banjir di Kalimantan Selatan (Kalcel).

Mobil dinas Djokovic pun mampu banjir dengan lancar tanpa ada gangguan.

Mobil dinas Djokovic dikenal dengan sebutan mobil Toyota Land Cruiser 200.

Toyota Land Cruiser 200 dikatakan mampu menangkap medan off road.

Presiden Joko Widodo yang berada di dalam mobil Presiden melintasi genangan air di Desa Bekaman Ulu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada Senin (18/1/2021). (Ambil tangkapan layar Instagram / Djokovic)

Baca juga: Djokovic mengunjungi Pengungsi Gempa Mamuju, membantu warga membangun rumah bobrok

Baca juga: Bukan Rahmat, Djokovic Jebol Banjir Kalimantan Selatan Pakai Mobil Buatan Jepang, Berapa Harganya?

Tidak hanya genangan air saja, medan berat seperti tanjakan terjal dengan tanah, pasir, dan permukaan bebatuan pun kerap ditemui oleh SUV premium Toyota ini.

Dikutip dari astra.co.idToyota Land Cruiser 200 hadir dalam dua varian yaitu spek 200 STD dan spek lengkap 200.

Dikutip dari Compass.comMobil dinas Djokovic ini menggunakan varian full spec 200, varian tertinggi dari model yang bersangkutan di Indonesia.

Profil Toyota Land Cruiser 200 Spesifikasi lengkap

Dimensi:
Panjang Keseluruhan / Panjang: 4.950
Tenaga kerja keseluruhan / lebar: 1.970
Keseluruhan kotor / tinggi: 1.905
Jarak sumbu roda / jarak sumbu roda: 2.850

Mesin:
Tipe Mesin / Mesin: Tipe 1 VT – FTV, V8, 32 Valves, DOHC, Diesel Common Rail
Isi Silinder / Perpindahan (CC): 4,461
Diameter X Lanka / Pukulan X Pertempuran (mm): 86.0 x 96.0
Daya maksimum / keluaran maksimum (Ps / Rpm): 235 / 3.200
Torsi maksimum (Kgm / Rpm): 62,8 / 1.800 -2.200
Sistem bahan bakar: Common rail generasi ke-3 dengan turbo ganda
Bahan Bakar / Bahan Bakar: Diesel
Kapasitas bahan bakar (liter): 93

READ  Setelah penutupan, Cominfo akan melelang kembali pita frekuensi 5G