Februari 27, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Thomas Tuchel, orang Jerman pertama yang melatih Chelsea: Okeson the Ball

POLEMIK Mengenai rumor pemecatan Frank Lampard Dari kursi pelatihan Chelsea Akhirnya selesai. Ya, pihak manajemen Chelsea akhirnya memastikan telah merampungkan kerjasama dengan Lampart selaku pelatih klub asal London Barat tersebut.

Rentetan hasil kecil yang diterima Chelsea pada musim 2020-2021 menjadi alasan utama mengapa manajemen Chelsea akhirnya memutuskan menceraikan Lampard. Sekarang Lampard telah dipecat, pertanyaan telah muncul tentang siapa yang akan mengisi kekosongan yang tersisa di Chelsea.

Sejauh ini, nama Thomas Toussaint disebut-sebut sebagai pelatih baru Chelsea. Peluang bagi administrasi Chelsea untuk mendaratkan Tucson di London Barat sangat besar.

Pasalnya, Duchess saat ini menganggur setelah baru-baru ini dipecat sebagai pelatih Paris Saint-Germain (PSG). Jika kabar ini benar, Tuchel akan menjadi pemain Jerman pertama yang melatih Chelsea.

Thuchel memulai karirnya pada tahun 2000 sebagai pelatih di VFP Stuttgart U-19. Selanjutnya, T ச்ச chel ditunjuk sebagai koordinator tim yunior FC Auxburg II pada tahun 2005. Dua tahun kemudian, Tuchell kemudian dipromosikan ke tim senior.

Baca juga: Frank Lampard dipecat oleh Chelsea, terpilihnya Thomas Duchess, Allegri bukan prioritas

Karir kepelatihan D ச்ச szl பயிற்சி n dimulai saat ia bermain melawan Mainz 05 pada musim 2009-2010, pertandingan terbaik di liga Jerman. Meski gagal mengantarkan trofi ke klubnya, kerja sama Tussauds dengan The Mains tidak seburuk itu.

Pada 2015, Duchess akhirnya mendapat kesempatan untuk menangani salah satu tim terbaik di liga Jerman, Borussia Dortmund. Ya, pemerintah Dortmund telah menunjuk Tussauds sebagai penerus Jurgen Globe. Hanya butuh dua tahun bagi Tussauds untuk memberikan gelar DFP kepada Dutmond.

Usai menang bersama Dortmund, Toussaint kemudian dipanggil ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2018. Bersama PSG, Touchel mulai menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pelatih terbaik dunia.

READ  Ada apa dengan Liverpool? Alan Shearer mengatakan ...

Touchel mampu menghadiahkan enam gelar kepada PSG, di antaranya dua gelar Liga Prancis, satu gelar Piala Liga Prancis, dua gelar Piala Prancis, dan dua gelar Piala Super Prancis. Duchess juga memenangkan PSG Liga Champions pertamanya di musim 2019-2020.

Thomas Tuchell

Namun, harapan Tucson untuk membawa pulang Big Ear Cup harus terbayar. Pasalnya di final Liga Champions 2019-2020, Les Parisians, julukan PSG, harus kalah 0-1 dari Bayern Munich.

Dengan pencapaian beruntun tersebut, wajar saja jika banyak fans Chelsea yang ingin merasakan tangan sejuk dari klub kesayangannya Toussaint. Selain itu, Touchel dikenal sebagai pelatih yang selalu menghadirkan gaya menyerang, yang jarang dilihat fans Chelsea dalam beberapa tahun terakhir.