April 18, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Hasil budaya zaman paleolitik

Hasil budaya zaman paleolitik

Budaya benar-benar berkembang sejak manusia lahir di bumi. Setiap era atau masa pasti memiliki budayanya sendiri-sendiri. Dalam hal ini Anda akan belajar tentang hasil budaya dari era Paleolitik. Zaman ini merupakan zaman batu dimana alat-alat yang digunakan masih sangat sederhana dan alami. Budaya yang ditemukan memiliki fitur unik yang dapat digunakan untuk membagi era. Adanya kebudayaan di setiap zaman dapat membuktikan bahwa ada kemajuan teknologi yang dilakukan oleh manusia. Budaya paleolitik lambat karena ada zaman es atau gletser pada waktu itu.

Hasil budaya dari era Paleolitik

Berdasarkan letak alatnya, kebudayaan Paleolitik dibedakan menjadi dua yaitu kebudayaan Poseidon dan kebudayaan Nakhondong. Perhatikan penjelasan berikut ini:

Budaya Poseidon

Pada tahun 1935, von Koenigswald menemukan berbagai perkakas batu di daerah Poseidon. Alat-alat tersebut adalah timbangan dan timbangan batuan di lapisan Pleistosen tengah. Manusia paling awal yang menjadi pelindung budaya ini adalah Phytachondropus erectus.

Formasi batuan yang ditemukan di kawasan Paciton memiliki kemiripan dengan yang ditemukan di goa Soukoutian. Sedangkan tempat ditemukannya fosil Pythiachondropus erectus adalah gua Chowkoutian. Oleh karena itu, para ilmuwan menyimpulkan bahwa manusia purba dalam budaya Paciton adalah Phytachondropus erectus.

Berikut beberapa fosil atau alat batuan yang ditemukan oleh Van Goghswald yang telah dimasukkan ke dalam budaya Zaman Paleolitik:

Cetakan portabel
Kapak genggam adalah salah satu alat yang digunakan oleh manusia purba di era Paleolitikum. Bentuk kapak ini biasanya menyerupai kapak, tapi bukan gagangnya. Bahan dasar yang digunakan untuk membuat cetakan adalah batu dan bentuknya masih sangat sederhana.
Kapak Perimbas
Fungsi utama kapak Perimbas adalah untuk membajak pohon. Bentuk kapak ini tidak jauh berbeda dengan kapak genggam, namun memiliki ukuran yang lebih besar.
Mach Mesin mencetak
Bentuk chuck axe hampir seperti kapak genggam dan kapak perimbas. Alat ini berguna untuk memisahkan bambu dan kayu.
Alat KES timbangan
Alat serpih merupakan alat batuan yang berukuran relatif kecil. Biasanya alat ini lebih tipis dari alat lainnya.
Pahat portabel
Pahat tangan adalah alat yang berguna untuk mengendurkan tanah saat mencari umbi-umbian. Alat-alat ini lebih kecil dari palu, palu dan kapak tangan.

READ  7 Fakta Kasus Video Siur Kisal

Budaya Ngandong

Banyak ilmuwan atau ahli yang berhasil menemukan berbagai alat di daerah Sidogarjo dan Nagondong. Alat yang termasuk dalam budaya Ngandong antara lain timbangan, alat bor, dan alat yang terbuat dari tulang hewan. Manusia purba Paleolitik menggunakan alat ini untuk melengkapi hasil.

Budaya yang dimiliki manusia di era Paleolitik bahkan lebih sederhana. Mereka bertahan hidup dengan berburu, mengumpulkan dan mengumpulkan makanan. Selain itu, kegiatan nomaden atau berpindah tempat sering terjadi selama ini.

Hasil Budaya Zaman Paleolitik – Tuan yg terhormat