Mei 12, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Massa yang melawan mesin, ketegangan desa Vadas Bourvarezo, menangkap sejumlah besar warga

Sabtu, 24 April 2021 – 02:10 WIB

Pada Jumat (23-4-2021) warga menebang pohon untuk mencegah petugas mendatangi Balai Desa Wadas. Ini sebagai bentuk penolakan rencana identifikasi dan identifikasi bidang tanah untuk pembangunan Bendungan Benar. Andara / HO-Purworejo Polres

jpnn.com, PURWOREJO – Situasi mencekam meletus di Desa Wajo, Jawa Tengah, Kabupaten Burvorojo, akibat kisruh pada Jumat (23/4).

Banyak tersangka perusuh menjadi agenda untuk mensosialisasikan Benar Dam Quarry (tambang). Desa Wadas Ditangkap.

“(Para provokator) akan diadili karena dianggap mengganggu ketertiban umum,” kata Kapolsek Borjuis AKBP Rizal Marito.

Awalnya, orang-orang yang mengatasnamakan warga yang menentang tambang ini sempat bersitegang dengan polisi.

Berdasarkan studi lapangan, jalur menuju Balai Desa Wadas tempat sosialisasi Kwaz ditutup dengan kayu dan batu oleh warga.

Kondisi ini membuat lokasi tidak bisa diakses oleh Panitia Bersama Badan Pertanahan Nasional (PPN) dan Aparat Keamanan serta afiliasinya.

Capolares AKBP Rizal Marito pun berusaha menghubungi pengunjuk rasa. Namun, hal itu diabaikan.

Sekitar pukul 11.30 WIB, kondisi kedua kubu akhirnya mulai menghangat. Saat itu sebuah batu terlempar dari arah aksi massa.

Warga percaya bahwa menebang pohon di jalan akan menghalangi aparat keamanan dan menolak rencana sosialisasi.

Didukung Kandungan

Memuat …

Memuat …

READ  Fans Demo MU di mata Roy Keane: Aksi diam