Januari 22, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Pada tahun 2021, Bumi berputar dengan cepat

Bumi Para ilmuwan telah menemukan bahwa ia bergerak lebih cepat daripada yang terjadi dalam 50 tahun terakhir, dan dapat menyebabkan ‘lompatan negatif’ tambahan tahun ini.

Kecepatan rotasi bumi dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk pusat lelehnya, lautan, dan atmosfernya.

Dengan demikian, rata-rata hari pada tahun 2021 diperkirakan kurang dari 0,05 ms (milidetik) 86.400 detik, yang biasanya menghasilkan 24 jam, kata Graham Jones, juru bicara astronomi dan sains, dan Constantine Picos of Time and Date.

Ilmuwan Sistem Referensi dan Rotasi Bumi Internasional (IRS) dapat menghitung kapan peristiwa ini terjadi dengan mengukur momen tepat sebuah bintang melewati lokasi tertentu di langit setiap hari.

Faktanya, 2021 diprediksi akan menjadi yang terpendek dalam beberapa dekade. Menurut Jones dan Picos, rata-rata tahun pada tahun 1937 kurang dari 86.400 detik.

Jika rotasi bumi tidak disinkronkan dengan jam atom, detik kabisat dapat ditambahkan atau dikurangi untuk memastikan bahwa bumi sejajar.

Ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1972, dan sejak itu hanya 27 detik kabisat yang ditambahkan tahun ini.

“Bumi telah berakselerasi, tidak perlu tab kedua sejak 2016,” Jones dan Picos menulis.

“Jika rotasi Bumi terus meningkat, kita mungkin perlu lompatan negatif kedua suatu hari nanti. Jika ini terjadi, jam kita akan melompat sedetik untuk mengimbangi kecepatan Bumi.”

Detik kabisat ini tidak memiliki arti praktis dalam kehidupan sehari-hari, tetapi di beberapa bidang, seperti astronomi, navigasi, dirgantara, dan jaringan komputer, penting untuk memastikan bahwa observasi dan pengukuran tidak ada duanya.

“Sepertinya tab negatif kedua akan diperlukan jika laju rotasi bumi meningkat, tetapi masih terlalu dini untuk mengatakan apakah hal ini mungkin,” kata fisikawan Inggris Peter Viperly kepada The Telegraph.

READ  Seperti diketahui, imunisasi di RI berhasil mencegah berbagai penyakit infeksi

Bumi 2021

“Ada juga debat internasional tentang masa depan detik kabisat, dan kebutuhan detik kabisat negatif mengarah pada kesimpulan bahwa detik kabisat memberikan hasil yang baik.”

Beberapa ilmuwan di International Telecommunication Union berpikir bahwa yang terbaik adalah membiarkan celah itu melebar – menambahkan ‘jam kabisat’ hanya jika diperlukan.

Dia mengatakan para astronom harus menyesuaikan hingga jam kerja ditambahkan, sambil meminimalkan gangguan pada jaringan telekomunikasi. Ilmu langsung.