April 18, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Putri penguasa Dubai dipenjara oleh ayahnya sendiri, saudara laki-lakinya dideportasi dan dipanggil Kenneth

Jakarta

Putri Latifa menarik perhatian dunia ketika dia mengaku diculik dan ditangkap oleh keluarganya sendiri. Kali ini, putri penguasa Dubai meminta polisi Inggris menyelidiki ulang kasus penculikan kakak perempuannya.

Faktanya, penculikan saudara perempuannya Shamsa terjadi 20 tahun lalu. Namun, Putri Latifa merasa aneh karena dia menduga Putri Shamsa mungkin telah diculik seperti dia atas perintah ayah mereka.

Dibagikan dalam sebuah surat BBCLatifa mengatakan kepada polisi Cambridgeshire bahwa ini dapat membantu menjamin pembebasan Putri Shamsa, yang saat ini “ditahan” atas perintah ayah mereka. Shamsa berusia 18 tahun ketika dia diculik dan sekarang berusia 39 tahun. Putri Shamsa tidak benar-benar muncul di depan umum selama bertahun-tahun.




Pada 2019, seorang hakim Pengadilan Tinggi memutuskan bahwa Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum telah menculik kedua putrinya dan menahan mereka di luar keinginan mereka.

Kemudian, baru-baru ini, BBC Panorama Latifa, yang menayangkan video yang mengejutkan, diam-diam direkam melalui telepon yang diberikan kepadanya, menggambarkan bagaimana dia disandera oleh ayahnya pada tahun 2018 setelah upaya pelarian yang gagal.

Foto: Hypunta

Sekarang, hampir dua dekade lalu, upaya kakak perempuannya untuk melarikan diri dari keluarga juga menemui penangkapan dan pemenjaraan seperti Latifa.

Penculikan Putri Shamsa diperkirakan terjadi pada Agustus 2000, dua bulan setelah dia melarikan diri dari perkebunan Longcross ayahnya di Surrey. Shamsa dibawa secara paksa dari Cambridge dan diterbangkan ke Dubai dengan helikopter ke Prancis dan kemudian dengan jet pribadi.

Surat tulisan tangan Latifa, yang diberikan oleh teman-temannya kepada Pasukan Cambridgeshire, mendesak pihak berwenang Inggris untuk mengambil tindakan tegas terhadap saudara perempuannya. Itu ditulis pada 2019 ketika dia dipenjara di sel isolasi.

READ  Sebuah meteorit akan meledak di langit Amerika Serikat, setara dengan 200 kg TNT

“Saya meminta Anda, mohon perhatiannya karena Anda dapat membebaskannya … Bantuan dan perhatian Anda dalam kasus Anda dapat membebaskannya,” bunyi sebagian dari surat itu.

“Dia memiliki hubungan yang kuat dengan Inggris … Dia sangat mencintai Inggris dan memiliki semua kenangan terindah ketika dia berada di sana,” tulis Putri Latifa.

Surat itu juga menyebutkan gambaran menegangkan tentang apa yang menimpa adik Putri Latifa. “Dia dideportasi tanpa kepastian kapan dia akan dibebaskan, diinterogasi atau dituntut. Dia disiksa karena kakinya ditendang,” tulisnya.

Di sisi lain, pada 2018, Royal Court of Dubai justru mengatakan BBC Shamsha sangat dikagumi dan dicintai. Baca sisanya di halaman berikutnya, Bu.

Saksikan juga video kisah sang putri yang berlatih di Kraton Yogyakarta di sebuah restoran:

[Gambas:Video Haibunda]