Maret 5, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Sejarah Kalender Imlek dan Tahun Baru Imlek 2021 Kenapa Disebut Tahun Kapak? Semua halaman

KOMPAS.com- Tahun Baru tahun baru Imlek 2572 telah tiba, yang merupakan perayaan yang paling dinantikan masyarakat Cina Dan ras Tionghoa di Indonesia.

Tahun baru Imlek Tahun 2021 jatuh pada Jumat (12/2/2021) menurut perhitungan Kalender Tahun baru Imlek.

apa itu Kalender lunar Bagaimana cara menentukan bulan pertama?

Dikutip Compass.com Dari Pendidikan ilmu luar angkasa Institut Penerbangan dan Antariksa Nasional ( Delapan) Disebut kalender lunar karena ‘Yin-li‘Dalam bahasa Mandarin itu berarti kalender lunar, sentrifugal, lunar atau cameo.

“Sebenarnya kalender lunar adalah kalender lunisolar atau solar-contracala atau disebut juga dengan Siamese-Camaria, karena menyesuaikan dengan musim gugur,” kata Andy Pangerang, peneliti di Fusainza Laban. Tahu Kalender tahun baru Imlek Dirilis pada Kamis (4/2/2021).

Baca juga: Daftar daerah rawan Tahun Baru Imlek, hujan lebat, dan cuaca tinggi

Dalam tulisannya, Andy menjelaskan sejarah penanggalan Imlek yang semula didasarkan pada matahari tahun semu.

“Dalam setahun terbagi dalam lima fase sesuai dengan jumlah komponen internalnya Voxing, Yaitu kayu, api, tanah, logam dan air, “tulisnya.

Masing-masing fase ini berumur 72 hari dan dua bulan dibagi menjadi 36 hari, jadi dalam satu tahun kalender adalah 10 bulan dan 360 hari. Juga, nama bulan diberi nama untuk 10 ‘kutub langit’ atau elemen kutub, mis.யின்‘Negatif dan’Bahwa‘Maksud saya positif.

Satu bulan terdiri dari tiga minggu yang masing-masing berlangsung selama 12 hari atau 12 ekor sesuai dengan jumlah cabang di bumi, atau 12 hewan dalam mitologi Cina, yaitu tikus, kerbau, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing dan babi.

Baca juga: Dalam kalender Persia, itu adalah Tahun Baru 1396

Sejarah Kalender Cina

1. Era Dinasti Shank (1600-1046 SM)

Dalam Dinasti Shank berbasis Matahari, struktur kalender Cina diubah menjadi ’empat musim’, awalnya ‘lima elemen’.

READ  Daftar lengkap pemenang Mama 2020, PDS raih 5 piala

Oleh karena itu, penanggalan Tionghoa (Cina) disebut juga Nongli yang artinya kalender pertanian, ”tulis Andy.

Hal ini dikarenakan empat musim terdiri dari musim semi, musim panas, gugur dan musim dingin yang terbagi menjadi tiga bulan yang terdiri dari 30 hari, sehingga ada 12 bulan dan 360 hari dalam setahun.

Nama bulan dalam kalender lunar dinamai dari 12 cabang bumi dan setiap cabang bumi memiliki dua C, Ada 24 dalam setahun C.

Baca juga: Tahun Baru Imlek di Jakarta, ramalan cuaca di sini

KOMPAS.com / AJI YK PUTRA Warga keturunan Tionghoa menyalakan lampion saat melaksanakan kebaktian Imlek yang berlangsung pada Kamis (11/2/2021) di Kecamatan Ihir Timur I, Kecamatan Ihir Timur I di Palembang, Sumatera Selatan. Tradisi tahunan membawa ratusan lentera diulangi pada Tahun Baru Imlek ini untuk melambangkan cahaya agama Buddha.

Awal tahun dimulai selama titik balik matahari musim panas, yaitu saat matahari berada di arah utara dari ekuator langit, setiap musim memiliki 90 hari. 10 hari disisipkan pada tahun kedua di akhir tahun, sesuai dengan jumlah tahun tropis 365 hari.

“Ini mirip dengan tingkat pseudo-tahunan titik balik matahari musim panas. Ini memiliki 100 hari musim panas untuk tahun kabisat,” kata Andy.

2. Dinasti Barat (1046-771 SM)

Sementara itu, pada masa Dinasti Zhou Barat diperkenalkan kalender simetris yang merupakan cikal bakal kalender lunisolar yang digunakan oleh orang Tionghoa saat ini.

Dalam kalender ini, awal tahun dimulai saat titik balik matahari musim panas, dengan rata-rata tahun 356,25 hari dan rata-rata bulan 29,5 hari. Ini mirip dengan rotasi bulan mengelilingi bumi.

Baca juga: Hyssom, manfaat mentimun kaya nutrisi disajikan saat Imlek

3. Dinasti Timur (771-256 SM)

Selama dinasti ini, penanggalan Cina mengadopsi sistem lunisolar. Kapan awal tahun dimulai Fase bulan baru Sebelum titik balik matahari musim dingin, dan disebut Show Calendar.

READ  Apa salahnya menggoda Olla Ramlan dan Offer Hotabia di media sosial? : Okason terkenal

Di antara negara-negara yang berperang selama periode 475-221 SM, ada enam jenis kalender kuno. Diantaranya, kalender Huangti dan kalender Lou mengadopsi kalender seperti kalender Pertunjukan, kalender Yin, kalender Juan, dan kalender Xia.

4. Dinasti Qin (221 ms)

Kalender Qin diperkenalkan selama periode ini, dan kalender Juan mengadopsi aturan tersebut, menetapkan fase bulan baru di sekitar titik balik matahari musim dingin, awal tahun sebelum dan sesudahnya.

Baca juga: Tahun Baru sama, kalender Jawa dan kalender Islam berbeda

Namun demikian, angka bulan pada kalender Xia mengikuti angka tersebut, sehingga awal tahun dihitung dengan angka 10, sedangkan fase bulan baru di dekat titik balik musim semi dihitung dengan bulan 1.

5. Era Dinasti Han (104 SM)

Awal tahun diubah menjadi fase bulan baru antara titik balik matahari musim dingin dan titik balik musim semi, yang disebut sebagai awal musim semi C (Lichun).

Awal tahun adalah nomor satu, jadi titik balik matahari musim semi dan titik balik matahari musim dingin masing-masing dihitung sebagai 2 dan 12.

Baca juga: Daftar daerah rawan Tahun Baru Imlek, hujan lebat, dan cuaca tinggi

Warga berdoa Kamis (11/2/2021) di Klenteng Hyun Tian Xiang De Bio di Palmyra Selatan, Jakarta Barat.  Imlek Kali ini pengurus vihara melaksanakan sholat Imlek bagi warga Tionghoa dengan melaksanakan protokol kesehatan Pemerintah-19 mulai pukul 06.00 - 20.00 WIB.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga berdoa Kamis (11/2/2021) di Klenteng Hyun Tian Xiang De Bio di Palmyra Selatan, Jakarta Barat. Imlek Kali ini pengurus vihara melaksanakan sholat Imlek bagi warga Tionghoa dengan melaksanakan protokol kesehatan Pemerintah-19 mulai pukul 06.00 – 20.00 WIB.

“Konsep ini sudah dipakai sampai sekarang. Masih era Dinasti Han, Bulan kabisat disisipkan pada akhir tahun menurut siklus meton. Kalender ini juga dikenal sebagai kalender Taichu pada masa Dinasti Han.

6. Era Dinasti Ming (1624-1644)

READ  Naqih 20 drama Korea terbaik yang harus Anda tonton

Kalender Tiongkok sebagian besar didirikan pada masa pemerintahan Dinasti Ming, yang dikenal sebagai kalender Shixian atau kalender Chongsen.

Menentukan awal tahun di kalender Scythian sama seperti di kalender Thailand, kecuali untuk memasukkan bulan kabisat, yang harus disesuaikan dengan ukuran zodiak antara dua bulan baru yang berdekatan, aturan yang masih digunakan sampai sekarang.

Baca juga: Besok perayaan Imlek, Indonesia akan diguyur hujan deras

Kalender lunar Umumnya, kalender memiliki struktur hari, bulan dan tahun yang sama dengan kalender lainnya. Namun, ada penanda waktu yang penting, yaitu jam.

Berbeda dengan sistem 24 jam, satu hari dalam kalender lunar dibagi menjadi 12 bi-magnet yang dinamai menurut 12 hewan mitologi Tiongkok, 12 di antaranya disebut cabang Bumi (Cabang duniawi).

Dalam struktur bulan dalam kalender Tionghoa, kapan awal bulan dimulai Fase menstruasi Astronomi. Sebelum menentukan bulan pertama kalender lunar, tentukan dulu bulan kesebelas dengan menggunakan titik balik matahari musim dingin.

Baca juga: Idul Fitri dan Koordinasi Kalender Hijriah

Jadi mengapa Tahun Baru Imlek 2021 disebut Tahun Kerbau?

Saat berada di antara keduanya Fase menstruasi Ada titik balik matahari musim dingin di dekatnya, jadi dua bulan berturut-turut adalah 11 dan 12 bulan.

Misal titik balik matahari musim dingin 2020 (20 Desember) dikelilingi oleh dua bulan baru yaitu 15 Desember 2020 dan 13 Januari 2021, kemudian 15 Desember 2020 adalah bulan ke-11 atau bulan tikus dan 13 Januari 2021 adalah bulan ke-12 atau kerbau. bulan.

Jadi, bulan pertama (kalender China) adalah 12 Februari 2021, ”tulis Andy.

Baca juga: Tahun Baru Imlek di Jakarta, ramalan cuaca di sini