Mei 15, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Sir Alex Ferguson M.U. Henderson membeberkan alasan pembatalan rekrutmen tersebut

Manchester

Sebelum Liverpool, Jordan Henderson Hampir rekrutmen Manchester United. Sir Alex Ferguson Kapten The Reds mengungkapkan alasan pembatalan penandatanganan tersebut.

Henderson telah menjadi salah satu kapten terbaik Liverpool sejak bergabung dengan Anfield dari Sunderland pada 2011. Dia telah mengemas 384 penampilan dengan 30 gol dan 51 assist. Dia juga memimpin Liverpool menuju kemenangan Liga Primer 2019/2020 juga Liga Champions 2018/2019.

Namun sebelum berseragam merah, Henderson nyaris berada di MU. Saat itu manajer MU Sir Alex Ferguson sudah menikah dengan bakat pria asli Sunderland.

Jordan Henderson dalam seragam Sunderland (foto oleh Michael Reagan / Getty Images) Foto: Getty Images / Michael Reagan

MU hampir saja memberinya kesempatan Sunderland. Namun Sir Alex Ferguson kemudian membatalkan tujuannya. Ferguson kini mengungkap alasan keputusannya tersebut pada acara Team Talk with Legends, Jumat (15/1/2021) waktu Inggris.

Manajer ternama asal Skotlandia itu memberikan semangat kepada Henderson setelah mendapat masukan dari tim medis MU. Tim medis Setan Merah memperkirakan Henderson bisa cedera akibat gaya berlari gelandang berusia 30 tahun itu.

Henderson juga punya riwayat cedera saat berseragam Sunderland. Dia mengalami cedera pergelangan kaki dan kaki patah.

Sambutan Henderson saat ini membuktikan keputusan Ferguson salah. Ferguson juga mengaku menyesal tidak mengontrak Henderson.

“Kami siap menawar Jordan Henderson Di Sunderland. Saya berbicara dengan Steve Bruce dan dia sangat menyukainya, “katanya Ferguson Dikutip dari Standar.

“Tapi tim medis kami mengatakan mereka tidak senang dengan gaya larinya – dia bisa jadi pemain yang cedera. Ini juga salah satu cara saya mengelola tim sehingga para pemain selalu bisa tetap seperti itu.”

READ  Pele menemukan pemain yang akan berada di pihak penggantinya

“Jika Anda merekrut seorang pemain dan dia tidak bisa bermain untuk Anda, itu hanya membuang-buang waktu. Jadi ini adalah keputusan yang harus saya buat.”

“Kami ingin dia menjadi pemain. Dia telah membuktikan dirinya sekarang. Dia luar biasa, semua cerita yang saya ceritakan, mereka memberi tahu saya bahwa saya kehilangan pemain bagus,” jelasnya.

(Pembersih / nanti)