Februari 26, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Diuji secara trio, itu tanda prostitusi artis ST dan SH

Polres Jakarta Utara pada Jumat (27/11/2020) menangkap dua ST alternatif MA dan SH. [Herwanto/Suara.com]

SuaraSumsel.id – Identitas dua artis yang diduga terlibat prostitusi online oleh SD dan SH perlahan terungkap. Publik juga menebak-nebak tentang identitas Artis S.D. dan M.A. Dengan mempercayai media sosial.

ST dan M.A. Ia ditangkap bersama seorang pria dan seorang wanita di sebuah hotel di kawasan Sundar. Suaka Priok, Jakarta Utara Rabu (25/11/2020) malam.

AKP Buxi Eka Saputra, Kepala Bareskrim Polsek Thanjavur Priyok, enggan mengungkap identitas kedua artis muda itu.

“Ya, kali ini kita bahas lebih dalam. Nanti lebih detailnya akan dirilis pada saat rilis,” kata Buxi, Kamis (26/11/2020).

Identitas dua artis muda yang diduga terlibat prostitusi ini dipertanyakan publik.

Publik mengaitkan artis tersebut dengan pemain sinetron dengan surat SD yang ditangkap polisi Bawang putih merah.

Spekulasi ini semakin diperkuat ketika akun Instagram SD tiba-tiba menghilang. Saat ditemukan Suara.com, Akun Instagram SD dikatakan telah dihapus oleh pemiliknya.

Akun Instagram SD tiba-tiba menghilang (Instagram)

Akun SD dengan 253 ribu pengikut tidak lagi terlihat di media sosial.

SD memulai karirnya pada tahun 2015 sebagai aktor akting. Selain piawai di dunia akting, S.D. juga berkarir di dunia modeling.

Sementara itu, M.A. Seniman dikatakan sebagai orang yang memiliki huruf selebgram Populer di Instagram.

MA diambil pada acara yang diselenggarakan oleh KJRI Osaka, Jepang.

Setelah prestasinya yang mengejutkan di negara lain, nama MA melejit dan menjadi banyak perdebatan publik.

Akun Instagram miliknya pun langsung diretas oleh publik. Mereka mempertanyakan keaslian artis berinisial MA yang ditangkap polisi sebagai artis asal Yogyakarta.

Polisi menangkap artis yang tepat untuk prostitusi, M.A. Tidak, S.H.

READ  Kado mewah Pim Wong untuk anak-anak, mobil seharga ratusan juta untuk penyu

Kapolres Metro Jakarta Utara Combes Pol Sutzervo mengoreksi inisial artis yang ditangkap terkait kasus prostitusi. Sebelumnya, dia disebut dengan huruf MA dan SD.

“Kemarin koreksi kan bukan MA. Jadi hari ini pengganti SD M umur 27, adik SH 26 tahun,” jelas Sutzervogo dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (27/11/2020).

Ia menjelaskan bahwa MA sebenarnya memiliki huruf SH alias MY. Sayangnya, Sutzervogo, seperti halnya Kompas, menolak memberikan detail lebih lanjut tentang kedua identitas tersebut.

“Nama lengkapnya belum bisa disebutkan. Pokoknya selebrasi, yang lain bintang film,” ujarnya.

Sekarang, SH dan SD sudah dipulangkan. Karena keduanya hanya saksi.

Tes trio

ST atau M (27) dan SH, yang diduga terlibat dalam prostitusi online. Polisi telah mengungkapkan tarif kencan untuk dua artis, Alternatif MO (26).

“Dua perempuan, salah satunya meminta bayaran $ 30 juta,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Combos Pol Sutzervogo dalam jumpa pers Jumat (27/11/2020).

Saat penangkapan, kata dia, kedua artis itu sudah melatih tiga orang. Jadi tarif kencan mereka mencapai ratusan juta rupee.

“Bayarannya $ 110 juta. Tapi dua perempuan ini mendapat gaji $ 30 juta per orang. Jadi kalau dua RP itu $ 60 juta,” kata Combas Pol Sutzervogo.

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mendapatkan barang bukti seperti 4 ponsel, 2 kondom dan pembayaran $ 60 juta.

Sedangkan dari hasil pemeriksaan, dua mucikari berstatus tersangka. Sedangkan S.D. dan S.H. Masih ada saksi yang sudah dibebaskan.